Showing posts with label Religi. Show all posts
Showing posts with label Religi. Show all posts

Tuesday, May 2, 2017

Waspadalah, Ternyata Jin Gemar Menggauli Kaum Perempuan. Inilah Cara Menghidarinya



Sebagai perempuan muslimah haruslah mengerti tentang hal-hal
seperti ini yaitu perlakuan Jin terhadap perempuan. Mungkin banyak perempuan tidak menyadari kenapa bisa Jin menggauli perempuan atau istilahnya meniduri, padahal tidak terasa apa-apa. Sebenarnya tidak semudah demikian pemahaman tentang Jin menggauli perempuan.
Pada kenyataannya, seorang perempuan biasanya lebih rentan dari serangan-serangan Jin baik kesurupan atau lainnya. Ini dikarenakan perempuan adalah sangat lemah terlebih para perempuan yang sama sekali tidak mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Ketika wanita keluar dari tempat tinggal jadi setan bakal menghiasi mereka depan dan belakang. Depan di bagian muka dan belakang di bagian pinggul. Oleh karenanya kenapa wanita disebut akan mendatangkan fitnah waktu keluar tempat tinggal, dianjurkan untuk mrka agar kenakan pakaian tutup dan berdoa serta berzikir agar setan tidak menghiasi mereka serta tidak memudharatkan mereka.”

Jin sangat senang melihat aurat terutama aurat perempuan. Waktu Rasulullah pulang kembali kerumah dari gua Hira. Saat itu Khatijah membuka baju Beliau dan mengajukan pertanyaan apakah makhluk (jibril) masihlah ada? Apabila tidak jadi itu malaikat, jika ada jadi itu setan. Karena Jin sangat suka melihat aurat manusia. Saat itu Rasulullah dalam kondisi ketakutan waktu itu. Dan jibril sudah pergi.

di dalam tubuh. Jika tidak ingin dimasuki Jin bacalah doa agar dijauhi Jin. Berikut referensi tentang Jin sangat suka masuk melalui lubang yang ada dalam tubuh manusia. Ternyata lubang manusia menjadi sarang Jin

Sebagai umat muslim tentunya kita dilarang untuk bersiul karena itu juga kesenangan Jin, dan juga saat menguap tutuplah mulut supaya Jin tidak masuk karena sudah tertutup. Dan satu lagi jangan bepergian dengan bukan mahram, diantaranya ada Jin yang mengikuti.

Jika bagi Anda yang sudah berkeluarga, saat akan berjimak jangan lupa membaca doa terlebih dahulu, agar Jin tidak ikut serta saat Anda bersama pasangan melakukan hubungan suami istri. Jika tidak berdoa sangat mungkin Jin mendatangi Anda dan pasangan Anda. Karena Jin memiliki syahwat dan nafsu sama halnya dengan manusia.

Terkait permasalahan Jin, beberapa hal yang harus Anda hindari untuk dilakukan, seperti berikut ini :

Jangan pernah mandi dalam keadaan terbuka (tidak memakai sehelai benangpun)
Jangan mandi saat mendekati waktu maghrib atau selepas petang.
Jangan tidur tanpa memakai pakaain atau dalam keadaan terbuka. Bagi perempuan jangan memakai pakaian minim
Lebih baik tidur menyamping (mengikuti sunnah Rasul), terutama bagi kaum perempuan jangan tidur terlentang
Jangan tidur antara waktu Ashar sampai Maghrib.
Jangan tidur di ruang tamu

Bagi perempuan saat akan tidur jangan sampai lupa membaca doa. Ini supaya tidak dijahili oleh jin laki-laki yang akan menggauli Anda. Jika merasa dihimpit atau ditindih, bersegeralah memohon pertolongan pada Allah SWT, mungkin Jin tengan melakukan kejahatannya.

Sebagai perempuan, tentu semua memiliki paras yang cantik, inilah yang membuat jin laki-laki tertarik pada kaum perempuan. Bagi perempuan yang tinggal secara kos-kosan bacalah doa dan memproteksi diri dengan membaca ayat kursi ba’da maghrib ,subuh dan sebelum tidur. Hal ini dilakukan agar Jin tidak berada di tengah kos-kosan perempuan. Juga selalu bershalawat para Rasulullah SAW dan membaca Al Qur’an untuk menambahkan aura-aura yang baik. Hal ini berlaku bukan pada anak kosan saja, namun bagi semua perempuan agar dilindungi Allah SWT dari Jin dan Setan terlaknat.

Sahabat, sebagaimana banyak kebaikan yang diajarkan dalam Islam, senantiasa selalu berdoa, membaca Al Qur’an, berzikir, bershalawat dan lainnya agar diri terlindungi dari pengaruh Jin dan syaitan. Pesan penulis jangan sampai mengunjungi orang yang bersekutu dengan Jin (dukun) atau berteman dengannya. Dan dalam mengawali hidup ini selalu membaca basmallah pada setiap memulai sesuatu dan mengakhiri dengan Alhamdulillah. Semoga bermanfaat.


Untuk perempuan haruslah membaca doa saat akan membuka aurat ketika sendirian minimal Bismillah, Allah akan memberikan hijab sampai ke alam ghaib yang tidak bisa satupun memandangnya.

Pada saat memasuki kamar mandi, toilet saat buang hajat besar atau lainnya bacalah doa dan mohon perlindungan dari jin yang terkutuk. Dalam sebuah hadits juga dijelaskan bahwa tempat jin salah satunya di WC. Jin sangat senang berada di WC. Bacalah artikel ini 12 tempat kesukaan Jin.

Selain di WC jin juga sangat mudah untuk masuk kedalam tubuh-tubuh manusia melalui lubang-lubang yang ada

Monday, May 1, 2017

Hati yang Berkarat Tak Diberi Rahmat Allah, Waspadalah



“SEKALI-KALI tidak, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka”. (QS. Al Muthaffifin: 14)

Para pendurhaka akan diadzab dikarenakan mendustakan hari penghisaban di hari kiamat. Mengapa mereka mendustakannya? Karena mereka tidak meyakini kebenaran ayat-ayat Allah. Mereka menganggap ayat-ayat Allah hanyalah dongeng yang tidak bermakna.  Pada ayat ini Allah menjelaskan sesungguhnya penolakan mereka terhadap ayat-ayat Allah disebabkan karena hati mereka berkarat.

Hati mereka tertutup dengan berbagai dosa dan maksiat yang pernah mereka perbuat. Sekali-kali tidak, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.

Perbuatan maksiat diumpamakan karat yang menempel pada besi. Apabila karat itu tidak dibersihkan, maka dipastikan akan menyebar dan pada akhirnya merusak besi tersebut. Demikian pula perbuatan maksiat, apabila dibiarkan akan menjadi karat hati, yang pada akhirnya hati akan tertutup dari cahaya kebenaran. Inilah yang dimaksud dengan kalimat, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.

Rasulullah bersabda, ”Bila seorang mukmin berbuat dosa, maka akan timbul dalam hatinya karat hitam. Bila dia bertaubat, maka karat tersebut akan hilang. Sedang bila bertambah dosanya (tidak bertaubat), maka karat hitam itu akan bertambah dan menyebar hingga menutupi hatinya dan itulah ”Raan” (penutup) yang dijelaskan dalam ayat ini.” (H.R. Tirmidzi, Ahmad, dan Ibn Majah).

Pada hadis ini Rasulullah saw. memberi penjelasan bahwa yang dimaksud dengan ayat ”sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka” adalah kemaksiatan atau dosa yang dilakukan hamba, sehingga dosa tersebut menutupi hatinya dan akhirnya cahaya Ilahi tidak pernah sampai pada hatinya.
Ayat ini bisa kita proyeksikan dalam kehidupan keseharian. Misalnya, Anda terbiasa shalat di awal waktu, namun suatu saat Anda tidak bisa melaksanakannya. Apa yang Anda rasakan? Anda akan merasa bersalah, bukan? Anda merasa telah melalaikan shalat. Nah, coba kalau shalat tidak pada awal waktu itu Anda ulang-ulangi, apa yang akan terjadi? Anda menjadi terbiasa alias Anda tidak akan merasa bersalah.

Bisa ditegaskan, semua perbuatan dosa atau maksiat pada awalnya akan dirasakan sebagai dosa. Namun kalau diulang-ulangi, maka akan menjadi terbiasa dan pada akhirnya kita tidak akan merasa bersalah lagi. Ini isyarat bahwa karat maksiat itu sudah menyebar dan menutupi hati. Maka satu-satunya cara agar terhindar dari penyakit ini adalah selalu bertaubat dan memperbaiki diri.

”Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang serius). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai…” (Q.S. At-Tahrim 66:8)

Kalau bertaubat, jangan putus asa dari ampunan Allah. Sesungguhnya Allah akan mengampuni seluruh dosa hamba-Nya asalkan si hamba tersebut sungguh-sungguh dalam taubatnya, ”Katakanlah, ’Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri (berbuat dosa), janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S. Az-Zumar 39:53)

Apabila kesempatan bertaubat tidak kita ambil atau kesempatan taubat kita sia-siakan, maka Allah. memperingatkan pada ayat berikutnya.

“Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar tertutup dari Tuhan mereka”. (QS. Al Muthaffifin: 15)

Apabila perbuatan maksiat terus-menerus dilakukan, terus diulang-ulangi,  akibatnya para pendurhaka itu akan tertutup dari Allah pada hari akhirat, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar tertutup dari Tuhan mereka. Ustadz Muhammad Abduh berpendapat bahwa makna tertutup dari Tuhan mereka adalah mereka akan mengalami kehidupan yang hina dan sedikit pun tidak  mendapatkan rahmat Allah.

Sedangkan ahli tafsir lainnya menjelaskan bahwa maksud tertutup dari Tuhan mereka adalah mereka tidak akan pernah bisa melihat Allah pada hari akhirat. Sesunguhnya nikmat tertinggi pada hari akhirat bukan sekadar masuk surga namun bisa melihat Allah swt. Para pendurhaka, jangankan melihat Allah, surga pun mereka tidak akan pernah mendapatkannya. Bahkan neraka akan menjadi tempat tinggalnya.

“Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka. Kemudian dikatakan, “Inilah azab yang dahulu selalu kamu dustakan,” (QS.Al Muthaffifin: 16 – 17).

Selanjutnya Allah menjelaskan imbalan yang akan dinikmati oleh orang-orang yang berbakti, yakni orang-orang yang yakin akan adanya hari pembalasan yang abadi dan berikhtiar membekali diri untuk menyongsong kehidupan akhirat.

Sumber: Tafsir QS Al muthaffifin ayat 14 -28 oleh Percikan Iman
https://www.islampos.com/hati-yang-berkarat-tak-diberi-rahmat-allah-waspadalah-17997/

Friday, April 21, 2017

Menjelang Maghrib, Jangan Biarkan Anak Keluar Rumah & Keluyuran! Ini Bahayanya Menurut Islam



Pernah gak mendengar mitos berupa larangan untuk tidak membiarkan anak keluar rumah menjelang malam atau maghrib tiba? Seperti diganggu setan, atau mengharuskan menggendong bayi saat waktu ini tiba. Lantas, apakah ini benar?

Dikutip dari ruangmuslimah, Larangan ini ternyata benar sebab Allah menjadikannya secara syar’i yaitu melindungi anak dari gangguan setan adalah tidak membiarkan anak keluar rumah saat sore menjelang malam. Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu’anhuma berkata, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

“Jika malam telah tiba atau sore menjelang malam maka tahanlah anak-anak kalian (agar tidak keluar rumah) karena saat itu setan berhamburan. Jika waktu malam telah berlalu maka lepaskanlah mereka. Tutuplah pintu dan sebutlah nama Allah (membaca basmalah) karena sesungguhnya setan tidak akan dapat membuka pintu yang tertutup. Tutuplah bejana minum kalian dan sebutlah nama Allah, meskipun hanya dengan meletakkan sesuau diatasnya dan matikanlah lampu-lampu kalian.” (HR. Bukhari No. 5623 dan Muslim No. 2012).

Dalam riwayat lain disebutkan, dari Jabir berkata, Rasulullah SAW bersabda,“Janganlah kalian lepas binatang-binatang ternak kalian dan anak-anak kalian tatkala matahari tenggelam sampai berlalu kegelapan awal malam (antara waktu maghrib dan Isya’).” (HR. Bukhari 2380 dan muslim 2013)

Dari dua hadis diatas dengan jelas menyebutkan bahwa yang dimaksudkan ‘menahan anak-anak’ dengan melarang dan tidak melepas mereka keluar rumah tatkala awal malam.

An-nawawi menjelaskan, “Tahanlah anak-anak kalian” maksudnya laranglah mereka agar tidak keluar rumah ketika itu. “Karena setan sedang berkeliaran” maksudnya berbagai jenis setan berhamburan. Dikhawatirkan anak-anak akan mendapat gangguan setan di waktu itu karena banyaknya setan yang keluar saat itu. (Syarhun Nawawi Ala Muslim, 13:185)

Ibnu Hajar menjelaskan dengan menukil keterangan Ibnul Jauzi beliau berkata, “Anak-anak ditahan (tidak keluar rumah) di waktu itu karena najis yang disukai setan umumnya menempel pada tubuh mereka. Sementara dzikir yang melindungi seseorang dari setan, dilalaikan anak-anak secara umum.”

Saat setan berhamburan mereka akan bergelantungan di tempat apa saja yang dapat digantungi. Oleh karena itu anak-anak ditahan didalam rumah di waktu itu. Hikmah dibalik berhamburannya setan-setan di saat itu bahwasanya waktu malam, waktu yang lebih mudah bagi setan untuk bergerak daripada waktu siang.

Karena kegelapan dan sesuatu yang hitam merupakan cara setan untuk memperdaya manusia. Rasulullah SAW bersabda, “Apa yang dapat memutus shalat? Anjing hitam karena dia adalah setan.” (HR. Muslim) (Fathul Bari, 6: 341-342).

Friday, March 18, 2016

Kisah Mengharukan! Meski Usianya 104 Tahun, Mbah Tohari Tetap Jadi Pedagang Keliling




Inilah sebuah kisah yang patut menjadi teladan bagi kita semua. Meski usianya yang sudah tua renta, pria ini tetap hidup mandiri tak mau tergantung sama anak, cucu apalagi orang lain menjadi prinsip hidup. Ia tetap bekerja, jadi pedagang keliling. Luar Biasa!
Anaknya yang sukses, tak membuat Mbah Tohari berpuas diri dan malas-malasan, termasuk dalam mencari rezeki.
Diusianya yang sudah mencapai 104 tahun, Mbah Tohari hampir setiap hari harus menempuh perjalanan berjam-jam dan puluhan kilometer sambil menuntun sepeda onthel. Hal ini dilakukan saban hari tidak lain untuk menjajakan barang dagangannya.
Dimana Mbah Tohari bertempat tinggal?
Berdasarkan informasi dari Sindonews, Mbah Tohari tinggal di Jalan Telaga Warna RT 6 RW 18, Kampung Nambangan, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kota Magelang. Kegiatan hampir setiap harinya adalah mengedarkan barang dagangannya. Bahkan, hampir separuh harinya dihabiskan di jalanan, dalam kondisi panas maupun hujan.
Sepanjang perjalanan, ia menuntun sepeda butut bermuatan kardus berisi barang dagangan yang meliputi shampoo, sabun mandi, sabun cuci, pewangi pakaian, pampers, maupun tisu.
Sepeda onthel tersebut tak mungkin dikayuh lagi, karena di belakangnya penuh muatan berupa kardus. Dalam sepanjang perjalanan kondisi jalan menurun maupun menanjak, sepeda itu terus dituntunnya, meskipun dengan napas yang tersengal-sengal.
Kondisi jalan curam, menanjak dan turunan tajam, seolah-olah sudah menjadi menu hariannya. Berjualan keliling tersebut telah dilakoni sejak puluhan tahun lalu.
Dengan berjalan semimenunduk, Mbah Tohari terus menuntun sepedanya dan berjalan pelan-pelan. Terkadang orang yang melihat dari kejauhan merasa iba, kemudian bermaksud memberi uang, namun ditolak Mbah Tohari.
“Ini sudah saya jalani sejak puluhan tahun lalu. Saya harus mencari rezeki dari berjualan ini,” ujar Mbah Tohari saat melintas di wilayah Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (20/1/2016), seperti dilansir Sindonews.
Dengan alat bantu pendengaran, Mbah Tohari melayani pembeli di sepanjang jalan yang dilewatinya. Bahkan, ia memiliki jadwal rute jalan lokasi berjualan yang harus dilewatinya.
Jadwal jualan tersebut meliputi Hari Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Khusus untuk Hari Senin dan Jumat, merupakan hari libur, selain itu kulakan barang dagangannya.
Hari Selasa, ia berjualan di daerah Bakorwil Kedu-Surakarta, Kota Magelang. hingga ke Pakelan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.
Kemudian, setiap Rabu berjualan di wilayah Jurangombo-Karet-Giriloyo-Perumahan Lembah Hijau-Akmil-Perumahan Pancaarga.
Sehari kemudian, Mbah Tohari berjualan keliling di wilayah Seneng-Pakelan-Armada di Kecamatan Mertoyudan hingga Menowo, Kota Magelang.
Hari Sabtu, dia keliling di wilayah Bumi Prayudan, Kecamatan Mertoyudan. “Biasanya saya mulai berangkat pukul 05.30 WIB, terus pulang sekitar pukul 16.00 WIB. Saya edarkan untuk warung-warung yang sudah jadi langganan,” tuturnya.
Berdoa Setiap Malam
Di sela-sela menjajakan dagangannya, Mbah Tohari berbagi resep hidupnya yang telah menginjak usia 104 tahun itu. Ia menuturkan setiap malam selalu berdoa.
“Setiap malam saya berdoa, bukakan pintu surga yang seluas-luasnya. Itu saja yang saya lakukan,” kata lelaki yang selalu memakai sepatu kets warna putih.
Bahkan, saat ditanya jumlah cucunya, ia nggak hafal. Saat cucunya datang ke rumahnya, mereka diminta menyebutkan nama. “Saya nggak hafal,” katanya.
Editor: Wira
Sumber: Sindonews

CAR,SEO,FOREX,HOME DESIGN,DOMAIN,HOSTING

BUAT PARA ISTRI, Lakukan 7 Hal Ini Agar Suami Terhindar Dari Godaan Wanita Lain Di Media Sosial


Apa yang bisa kita lakukan sebagai seorang istri agar suami kita tidak tergoda aktivitas iseng namun membahayakan di sosial media itu? Apalagi bagi beberapa suami, akun sosial media atau telepon genggam adalah barang pribadi, sehingga mereka tidak suka berbagi password akunnya. Sehingga kita tidak mungkin mengawasi pesan-pesan di akun sosial medianya. Namun kita juga tidak mau kecolongan seperti Arini atau Eliana. Beberapa tips berikut ini mungkin bisa berguna.

Istri, Lakukan 7 Hal Ini Agar Suami Terhindar Dari Godaan Wanita Lain Di Media Sosial

1.Buat kesepakatan dengan suami mengenai aktivitas chatting dengan lawan jenis

Katakan kepada suami kalau kita tidak melarang mereka ngobrol atau berdiskusi dengan teman perempuannya. Tapi, ketika si teman perempuan mulai curhat masalah pribadinya sebaiknya segera dihentikan. Sarankan untuk curhat pada teman perempuannya saja. Karena berawal dari curhat, akan datang rasa iba, lalu suami kita merasa tertantang untuk menjadi hero bagi perempuan itu.

2.Berteman dengan suami di sosial media

Ada beberapa istri yang merasa tidak perlu berteman dengan suaminya di sosial media, toh setiap hari juga ketemu di rumah, kalau mau berinteraksi ya tinggal langsung. Biasanya begitu alasannya. Padahal dengan berteman di sosial media, kita akan tahu aktivitas suami; siapa saja temannya yang paling seri dikasih jempol atau komennya, bagaimana tingkat keakraban dia bersama temannya.

3.Chatting dengan suami di sosial media

Apalagi kalau suami sedang dinas di luar kota. Seringlah ajak suami chatting, baik untuk
menanyakan keadaannya atau sekedar mengabarkan keadaan anak-anak dan situasi di rumah. Kirimkan foto-foto atau video anak yang lucu-lucu sehingga suami kita merasa terhibur dan merasa dekat dengan keluarganya. Jangan biarkan suami mengisi waktu luangnya ketika dinas di luar kota dengan chatting bersama wanita lain. Bahkan ketika suami sedang di kantor, sapalah dia di saat-saat jam istirahatnya. Beri suami perasaan rindu ingin cepat pulang.

4. Kirimkan pesan-pesan ‘nakal’ pada suami

Sesekali kirimi suami dengan pesan-pesan yang nakal nan menggoda sehingga suami merasa ingin cepat-cepat pulang ke rumah bertemu kita. Selain untuk menyegarkan dan menghangatkan hubungan, juga untuk mencegah suami pergi hang out sepulang kerja.

5.Tutup peluang selingkuh

Bila kita mendapati suami berkirim pesan mesra dengan wanita lain di sosial medianya, segera katakan pada suami kalau kita tidak suka. Bila si wanita masih terus menggoda, minta dengan tegas pada suami untuk memutuskan pertemanannya dengan perempuan tersebut.

6. Jangan melakukan hal yang sama

Bila kita tidak suka suami berinteraksi mesra dengan perempuan lain di sosial media, maka kita juga jangan coba-coba melakukan hal yang sama. Iseng chatting dengan teman pria lain atau memberikan komentar yang iseng namun menggoda di status teman pria kita. Apalagi bila ada teman pria yang terang-terangan menggoda, segera putuskan pertemanan kalau perlu di-block.

7.Doa

Pada akhirnya doa adalah senjata terbaik kita. Memintalah pada Allah agar suami kita terhindar dari godaan wanita lain. Karena sesungguhnya Allah yang menggenggam hati suami kita, mintalah pada-Nya agar menjadikan suami kita suami yang setia, baik dan soleh, yang bisa menjadi imam bagi kita dan anak-anak.  


CAR,FOREX,HOME DESIGN,SEO,HOSTING

KAMU HARUS TAU ,,MENGAPA KURMA DI BENCI JIN DAN SETAN ??? DAN MENGAPA NABI SAW MEMERINTAHKAN KITA ,MEMAKAN DALAM HITUNGAN GANJIL ??? INI JAWABAN NYA


Apakah Anda pernah bertanya pada diri sendiri ,tentang Kurma  dan jenis-jenis nya, mengapa dibenci jin dan setan? Dan mengapa Nabi SAW memerintahkan kita , memakan dalam hitungan ganjil 3.5.7 dan dimakan makan di pagi hari?
Dan yang terbaik makan tujuh kurma.


Baik dari sisi Agama dan ilmiah penjelasan atas pertanyaan ini adalah bahwa kurma menghasilkan energi melindungi tubuh manusia dan membentuk perisai pelindung bagi tubuh manusia.

Amer bin Saad dari ayahnya  – berkata: Rasulullah, saw:melakukan ihtiar perlindungan dari sihir dengan makan 7 kurma

Penelitian telah menunjukkan bahwa  buah kurma punya  manfaat  penting.
1. mengurangi tingkat kolesterol dalam darah dan pencegahan aterosklerosis.
2. pencegahan kanker usus besar dan pencegahan penyakit, wasir dan mengurangi bentuk batu kepahitan dan memfasilitasi tahap kehamilan dan persalinan, karena mengandung serat dan makanan yang baik pencernaan dan gula.
3. mencegah kerusakan gigi karena mengandung fluor.
4. Pencegahan racun karena mengandung natrium, kalium dan vitamin c.
5' pengobatan anemia karena mengandung zat besi, tembaga, vitamin B-2.
6. obat untuk rakhitis dan osteomalacia karena mengandung kalsium, fosfor, vitamin A
7. pengobatan untuk anoreksia dan kurangnya konsentrasi karena mengandung kalium.
8. untuk pengobatan umum kelemahan dan jantung berdebar karena mengandung magnesium, tembaga
9. obat kanker rematik dan otak karena mengandung boron.
10. anti-kanker karena mengandung selenium telah diamati bahwa warga tidak tahu kanker oasis.
11 pengobatan disfungsi ereksi karena mengandung boron, vitamin A.
12 perawatan untuk kulit kering dan, penyakit kornea kering dan kebutaan malam karena mengandung vitamin A.
13. obat untuk penyakit saluran pencernaan saraf karena mengandung vitamin B1.
14 perawatan untuk rambut rontok dan stres mata dan peradangan pada selaput lendir rongga mulut dan radang bibir karena mengandung vitamin B-2.
15 perawatan kulit inflamasi karena mengandung vitamin niacin.
16 obat untuk penyakit kudis, melemahnya umum tubuh dan jantung berdebar-debar, sesak napas dan kontraksi pembuluh darah dan munculnya bintik-bintik merah pada kulit dan kelemahan dalam tulang dan gigi, karena mengandung Vitamin C, atau asam askorbat 2.
17 Pengobatan keasaman di perut karena mengandung klorin, natrium dan kalium.
18 pengobatan penyakit gusi dan kelemahan pembuluh darah kapiler, kelemahan otot dan tulang rawan karena mengandung vitamin c.


CAR,HOME DESIGN,HEALTH, 

Thursday, March 17, 2016

BACA BUAT PARA LELAKI...ISTRI ITU PENDAMPING, BUKAN PEMBANTU .... SUAMI WAJIB TAU !!!




Di Subuh yang dingin...ku dapati Ibu sudah sibuk memasak di dapur.
"Ibu masak apa? Bisa ku bantu?"
"Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan Bapak" sahutnya.
"Alhamdulillah.. mantab pasti.. Eh Bu.. calon istriku kayaknya dia tidak bisa masak loh..."
"Iya terus kenapa..?" Sahut Ibu.
"Ya tidak kenapa-kenapa sih Bu.. hanya cerita saja, biar Ibu tak kecewa, hehehe"
"Apa kamu pikir bahwa memasak, mencuci, menyapu, mengurus rumah dan lain lain itu kewajiban Wanita?"
Aku menatap Ibu dengan tak paham.
Lalu beliau melanjutkan, "Ketahuilah Nak, itu semua adalah kewajiban Lelaki. Kewajiban kamu nanti kalau sudah beristri." katanya sambil menyentil hidungku.
"Lho, bukankah Ibu setiap hari melakukannya?"

"Kewajiban Istri adalah taat dan mencari ridho Suami." kata Ibu.
"Karena Bapakmu mungkin tidak bisa mengurusi rumah, maka Ibu bantu mengurusi semuanya. Bukan atas nama kewajiban, tetapi sebagai wujud cinta dan juga wujud Istri yang mencari ridho Suaminya"
Saya makin bingung Bu.
"Baik, anandaku sayang. Ini ilmu buat kamu yang mau menikah."
Beliau berbalik menatap mataku.
"Menurutmu, pengertian nafkah itu seperti apa? Bukankah kewajiban Lelaki untuk menafkahi Istri? Baik itu sandang, pangan, dan papan?" tanya Ibu.
"Iya tentu saja Bu.."
"Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga mencuci adalah kewajiban Suami. Makanan adalah nafkah. Maka kalau masih berupa beras, itu masih setengah nafkah. Karena belum bisa di makan. Sehingga memasak adalah kewajiban Suami. Lalu menyiapkan rumah tinggal adalah kewajiban Suami. Sehingga kebersihan rumah adalah kewajiban Suami."
Mataku membelalak mendengar uraian Bundaku yang cerdas dan kebanggaanku ini.
"Waaaaah.. sampai segitunya bu..? Lalu jika itu semua kewajiban Suami. Kenapa Ibu tetap melakukan itu semuanya tanpa menuntut Bapak sekalipun?"
"Karena Ibu juga seorang Istri yang mencari ridho dari Suaminya. Ibu juga mencari pahala agar selamat di akhirat sana. Karena Ibu mencintai Ayahmu, mana mungkin Ibu tega menyuruh Ayahmu melakukan semuanya. Jika Ayahmu berpunya mungkin pembantu bisa jadi solusi. Tapi jika belum ada, ini adalah ladang pahala untuk Ibu."

"Pernah dengar cerita Fatimah yang meminta pembantu kepada Ayahandanya, Nabi, karena tangannya lebam menumbuk tepung? Tapi Nabi tidak memberinya. Atau pernah dengar juga saat Umar bin Khatab diomeli Istrinya? Umar diam saja karena beliau tahu betul bahwa wanita kecintaannya sudah melakukan tugas macam-macam yang sebenarnya itu bukanlah tugas si Istri."
"Iya Buu..."
Aku mulai paham,
"Jadi Laki-Laki selama ini salah sangka ya Bu, seharusnya setiap Lelaki berterimakasih pada Istrinya. Lebih sayang dan lebih menghormati jerih payah Istri."
Ibuku tersenyum.
"Eh. Pertanyaanku lagi Bu, kenapa Ibu tetap mau melakukan semuanya padahal itu bukan kewajiban Ibu?"
"Menikah bukan hanya soal menuntut hak kita, Nak. Istri menuntut Suami, atau sebaliknya. Tapi banyak hal lain. Menurunkan ego. Menjaga keharmonisan. Mau sama mengalah. Kerja sama. Kasih sayang. Cinta. Dan Persahabatan. Menikah itu perlombaan untuk berusaha melakukan yang terbaik satu sama lain. Yang Wanita sebaik mungkin membantu Suaminya. Yang Lelaki sebaik mungkin membantu Istrinya. Toh impiannya rumah tangga sampai Surga"
"MasyaAllah.... eeh kalo calon istriku tahu hal ini lalu dia jadi malas ngapa-ngapain, gimana Bu?"
"Wanita beragama yang baik tentu tahu bahwa ia harus mencari keridhoan Suaminya. Sehingga tidak mungkin setega itu. Sedang Lelaki beragama yang baik tentu juga tahu bahwa Istrinya telah banyak membantu. Sehingga tidak ada cara lain selain lebih mencintainya."
Subhanallah...
Semoga yang mengucapkan 'Aamiin' diberikan jodoh yang baik oleh Allah SWT, sehingga mampu membentuk keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah, 


CAR,FOREX,HOME DESIGN

Tuesday, March 15, 2016

Takutlah dengan Ancaman ini Para Koruptor, Rasulullah Pun Tak Mau Menyalatkan Jenazahnya


Sebetulnya, istilah korupsi dalam hukum Islam tidak dijumpai sebelumnya. Tapi istilah korupsi dalam hukum Islam setidaknya dapat dihubungkan dengan beberapa istilah yang terdapat dalam khasanah keilmuan fiqh atau hukum Islam.


Dikutip dari islamcendikia.com, istilah korupsi indentik dengan kata "ghulul".

Ghulul menurut fiqh diartikan sebagai pengkhianatan terhadap bait al-mal (kas perbendaharaan negara), zakat, atau ghanimah (harta rampasan perang). Ghulul juga berarti perbuatan curang dan penipuan yang secara langsung merugikan keuangan negara (masyarakat).

Dari sisi pengkhianatan terhadap harta negara, korupsi dapat diidentifikasi sebagai ghulul, karena sama-sama melibatkan kekuasaan dan melibatkan harta publik. Istilah ghulul sendiri diambil dari Al-quran surat Ali-Imran ayat 161:

"Tidak mungkin seorang nabi berkhianat dalam urusan harta rampasan perang. barangsiapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu, Maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya itu. Kemudian tiap-tiap diri akan diberi pembalasan tentang apa yang ia kerjakan dengan (pembalasan) setimpal, sedang mereka tidak dianiaya"

Rasulullah sendiri telah menggariskan sebuah ketetapan bahwa setiap kembali dari ghazwah/sariyah (peperangan), semua harta ghanimah (rampasan) baik yang kecil maupun yang besar jumlahnya harus dilaporkan dan dikumpulkan di hadapan pimpinan perang.

Kemudian Rasulullah membagikannya sesuai ketentuan bahwa 1/5 dari harta rampasan itu untuk Allah SWT, Rasul, kerabat rasul, anak yatim, orang miskin, dan ibnu sabil, sedangkan sisanya atau 4/5 lagi diberikan kepada mereka yang berperang.

Nabi Muhammad SAW tidak pernah memanfaatkan posisisnya sebagai pemimpin dan panglima perang untuk mengambil harta ghanimah di luar dari ketentuan ayat tersebut.

Dalam perspektif lain, ghulul juga dimaknai sebagai penyalahgunaan jabatan terhadap amanat hukumnya haram dan termaasuk perbuatan tercela. Diantara bentuk perbuatan ghulul misalnya menerima hadiah, komisi, atau apa pun namanya yang tidak halal dan tidak semestinya diterima. Dalam hal ini terdapat hadist Rasulullah SAW riwayat Abu Daud ra:

"Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda Barangsiapa yang kami angkat menjadi karyawan untuk mengerjakan sesuatu, dan kami beri upah menurut semestinya, maka apa yang ia ambil lebih dari upah yang semestinya, maka itu namanya ghulul".(HR. Abu Daud) "

Menurut hadis di atas, semua komisi atau hadiah yang diterima seorang petugas atau pejabat dalam rangka menjalankan tugasnya bukanlah menjadi haknya.

Ketika seorang staf pembelian sebuah kantor pemerintahan melakukan pembelian barang inventaris bagi kantornya dan kemudian dia mendapat potongan harga dari si penjual, maka jumlah kelebihan anggaran akibat potongan harga tersebut bukanlah menjadi miliknya, tetapi menjadi milik lembaga yang mengutusnya.

Demikian juga manakala seorang pejabat menerima hadiah dari calon peserta tender supaya calon peserta tender yang memberi hadiah tersebut dimenangkan dalam sebuah proyek yang ditenderkan tersebut, juga salah satu bentuk ghulul.

Termasuk juga ghulul dalam pencurian dana (harta kekayaan) sebelum dibagikan, termasuk di dalamnya adalah dana jaring pengaman sosial.

Bentuk lain dari penyalahgunaan jabatan (ghulul) adalah perbuatan kolutif misalnya mengangkat orang-orang dari keluarga, teman atau sanak kerabatnya yang tidak memiliki kemampuan untuk menduduki jabatan tertentu, padahal ada orang lain yang lebih mampu dan pantas menduduki jabatan tersebut.

Nabi Muhammad Tidak Bersedia Mensalatkan Jenazah Koruptor

Lalu bagaimana dengan sikap Nabi Muhammad SAW terhadap orang-orang yang memiliki sifat koruptor?

Beberapa hadis seperti dilansir dinarfirst.org, meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW ternyata tidak bersedia mensalatkan jenazah para koruptor.

Seperti hadist yang diriwayatkan Abu Dawud tentang Nabi tidak mau menyalati jenazah pelaku ghulul dan batas harta yang bisa digolongkan sebagai ghulul.

"Musadad telah menceritakan hadis kepada kami bahwa Yahya ibn Sa'id dan Bisr ibn al-Mufadhdhal menceritakan hadis dari Yahya ibn Sa'id, dari Muhammad ibn Yahya ibn Hbban, dari Abi ‘Amrah, dari Zaid ibn Khalid al-Juhani (diriwayatkan) bahwa salah seorang sahabat Nabi meninggal dunia pada waktu peperangan Khaibar. Sahabat memberitahukan hal itu kepada Rasulullah shalallahu alaihi wassalam, kemudian beliau bersabda: "Shalatkanlah kawanmu itu." Berubahlah wajah orang-orang itu karena (mendengar) sabda tersebut. Kemudian Rasulullah saw. menegaskan, temanmu itu telah melakukan ghulul di jalan Allah". Kamipun segera memeriksa barang-barangnya, lalu kami menemukan perhiasan milik orang Yahudi yang harganya tidak mencapai dua dirham." ( Abu Dawud, Sunan Abu Dawud, Juz XII, hlm. 284-285, no. Hadis 2335.)

Hadist di atas dikuatkan oleh Imam Nasa'i berikut: Ubdaidillah ibn Said mengkhabarkan hadist kepada kami. Ia berkata Yahya ibn Said telah menceritakan hadis dari Yahya ibn Said al-Anshary, dari Muhammad ibn Yahya ibn Habban dari Abu 'Amrah dari Zaid ibn Khalid. Ia berkata bahwa ada seseorang mati di medan perang Khaibar. Kemudian Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda: "Shalatkanlah untuk sahabatmu itu (sedang aku sendiri tidak ikut shalat), karena ia telah korupsi harta rampasan perang di jalan Allah." Kamipun segera memeriksa perbelakalan perang tersebut dan kami mendapatkan di dalam perbekalannya kharaz (perhiasan) milik orang Yahudi yang nilainya tidak sampai dua dirham. (Sunan al-Nasa'i, Kitab al-Jana’iz, no. hadis 1933)

Pernyataan di atas masih dikuatkan lagi oleh hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad ibn Hanbal sebagai berikut:

Dari Zaid ibn Khalid al-Juhannni, ia berkata bahwa salah seorang dari kaum muslimin meninggal di perang Khaibar. Hal ini disampaikan kepada Rasulullah shalallahu alaihi wassalam, kemudian beliau bersabda: "Shalatkanlah jenazah teman kalian!" berubahlah wajah orang-orang di sana mendengar pernyataan Nabi. Rasulullah saw. Menegaskan "Sungguh temanmu itu telah korupsi di jalan Allah". Kemudian kami menyeldiki barang-barang orang yang mati tersebut, kami temukan sebuah perhiasan dari bangsa Yahudi yang nilainya tidak mencapai dua dirham." (Ahmad Ibn Hanbal, Musnad Ahmad, no. hadis 16417)

Hadits-hadits di atas sangatlah kuat menjadi dalil tentang kerasnya larangan ghulul. Hadits ini juga menunjukkan bahwa korupsi terjadi dalam konteks harta atau kekayaan publik yang pada masa dahulu dicontohkan dengan harta rampasan perang.

Jumlah barang atau kekayaan yang dikorup pun dijelaskan, walaupun hanya ditemukan relatif kecil, tidak sampai dua dirham.

Sekecil itupun Rasulullah shalallahu alaihi wassalam tidak bersedia menyalatkan jenazahnya, apalagi yang lebih besar daripada itu. Dengan tidak bersedia mensalatkan, berarti Rasulullah SAW sangat marah dan tidak mau mendoakan untuk pengampunan dan keselamatannya.

Wallahu a'lam....



CAR,HOME DESIGN,FOREX,HOSTING,HEALTH,SEO

Monday, March 14, 2016

LUAR BIASA !! TERNYATA WUDHU SEBELUM TIDUR MEMILIKI MANFAAT YANG LUAR BIASA....BERIKUT PENJELASANNYA....JANGAN LUPA BANTU SHARE YA...


Pada saat tidur, kita akan kehilangan kesadaran penuh. Bagaimana jika pada saat itu kita tidak mampu membuka mata dan bangun dari tidur? Sementara ketika hendak tidur, kita lupa atau mengabaikan sunnah yang dianjurkan, seperti : berwudhu, berdoa, tidur dalam posisi miring ke kanan, membaca ayat Al Quran, dan lain sebagainya.
Menyesal sudah pasti, karena semua yang sudah terjadi takkan mungkin bisa diputar ulang. Ingat kawan! Kematian datang tanpa bisa kita prediksi, tak peduli lagi senang, sedih, sehat ataupun sakit, bahkan sedang tidur sekalipun bisa jadi Malaikat bersiap mencabut nyawa kita. Untuk itu, bentengi diri dengan amalan-amalan yang dianjurkan agar kelak jika sewaktu-waktu kematian datang, kita tidak dihantui penyesalan yang berkepanjangan.
Salah satu sunnah yang dianjurkan pada saat tidur adalah berwudhu. Hal itu sebagaimana terdapat dalam hadits berikut:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila engkau hendak tidur, berwudhulah sebagaimana wudhu ketika hendak shalat.
Kemudian berbaringlah miring ke kanan, dan bacalah doa berikut :
Ya Allah, aku tundukkan wajahku kepada-Mu, aku pasrahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena rasa takut dan penuh haram kepada-Mu. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari hukuman-Mu kecuali kepada-Mu. Ya Allah, aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan, dan kepada nabi-Mu yang telah Engkau utus.
Jika kamu mati di malam itu, kamu mati dalam keadaan fitrah. Jadikanlah doa itu, sebagai kalimat terakhir yang engkau ucapkan sebelum tidur.” (HR. Bukhari 247 dan Muslim)
Berwudhu merupakan ibadah ringan yang bernilai besar apabila kita mampu menjaganya. Selain itu, wudhu juga memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan jasmani dan rohani kita. Lalu, bagaimana jika kita senantiasa menjaga wudhu sebelum tidur? Beberapa pakar kesehatan mengemukakan pentingnya mencuci kaki, tangan, muka, dan mulut sebelum tidur. Nah, agar lebih jelasnya, simak keutamaan dan manfaat berwudhu sebelum tidur berikut ini :
  • Menenangkan otot dan syaraf sebelum kita pergi beristirahat
    Percikan air wudhu mampu mengendurkan otot yang kaku setelah seharian beraktivitas dan syaraf akan menjadi lebih rileks, tenang, dan terbebas dari stres
  • Membuat kulit wajah terlihat cerahWudhu dapat menghilangkan kotoran pada kulit sehingga apabila kita menjaganya, maka dipastikan kulit wajah akan terlihat cerah dan bersinar. (Wudhu, Kebiasaan Rasulullah)
  • Di Doakan MalaikatBerwudhu akan membuat Anda berada dalam kondisi suci dan mendatangkan keuntungan yang besar, yakni senantiasa didoakan Malaikat.
Dari Abdullah bin Umar radliyallaahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci.’” (HR. Ibn Hibban).
Doa Malaikat sangat mustajab dan pasti dikabulkan oleh Allah, karena itu jangan lewatkan kesempatan ini.
Yuk, selalu menjaga wudhu sebelum berangkat tidur! Semoga artikel diatas bermanfaat baggi kita semua.

CAR,FOREX,HOME DESIGN,SEO,DOMAIN,HOSTING

Sunday, March 13, 2016

WAJIB DIBACA..Untuk Wanita,Istri, dan Anak-anak perempuan anda. Inilah Dosa Dibalik Jilbab “Gaul”


Saat ini hijab merupakan salah satu trend fashion buat para wanita.
Kesadaran memakai hijab saat ini telah meningkat seiring dengan adanya gaya hijab bervariasi dan lebih populer dengan nama hijab gaul. Ternyata trend hijab yang selama ini berkembang dimasyarakat tidak sesuai dengan syariat agama. Benarkah demikian? 
Untuk Wanita,Istri dan Anak-anak anda, Inilah Dosa Dibalik Jilbab “Gaul”
Banyak dilihat dimasyarakat saat ini para wanita telah memakai hijab dengan variasi gaya dan model. Sebagai umat muslim kita senang melihat hal itu karena semakin banyak wanita muslimah yang telah memakai hijab, tetapi sayangnya hijab yang saat ini menjadi trend dikalangan para wanita tidak sesuai dengan syariat agama. Apa saja dosa hijab "gaul"?

Hijab merupakan alat untuk menutup aurat seorang wanita muslimah karena aurat seorang wanita adalah dari ujung kepala hingga kaki kecuali kedua telapak tangan dan wajah. Seorang muslimah yang memakai hijab akan terlihat lebih anggun dari biasanya dan bahkan aura kecantikannya pun juga semakin bersinar.

Sebagai seorang muslimah kita diwajibkan untuk menutup aurat dengan menggunakan hijab tetapi saat ini penggunaan hijab telah banyak disalahgunakan yaitu dengan adanya berbagai model dan gaya yang terkadang malah tidak menutup aurat. Jadi sebagai seorang muslimah sebaiknya kita harus selektif dalam memilih hijab yang sesuai dengan syariat agama.

Dalam QS. Al-Ahzab ayat 59 telah dijelaskan bahwa Allah menyerukan kepada Nabi Muhammad agar mengatakan kepada istri, anak perempuan, dan juga semua wanita mukmin agar menjulurkan jilbabnya hingga keseluruh tubuh agar mereka terhindar dari gangguan. Dari ayat ini dapat ditaruk kesimpulan bahwa setiap wanita mukmin diwajibkan untuk menutup seluruh auratnya dengan jilbab yang menutupi
Jilbab yang dianjurkan dalam syariat Islam adalah kain yang menutup seluruh aurat wanita atau hijab yang menjulur hingga manutup dada. Saat ini banyak trend hijab yang tidak sesuai dengan syariat Islam ini, hijab-hijab gaul yang beredar dimasyarakat merupakan hijab yang membungkus aurat saja bukan menutupinya sehingga lekukan tubuh wanita masih terlihat dengan jelas, bahkan ada salah satu model hijab gaul yang malah terlihat aneh dengan berbagai atribut nyleneh. Hijab bukanlah ajang untuk pamer gaya dan mode tetapi pada dasarnya hijab merupakan alat menutup aurat wanita mukmin agar terhindar dari gangguan.

Jilbab yang seharusnya dipakai oleh para wanita muslimah adalah jilbab besar yang menutupi seluruh aurat atau yang menjulur hingga menutupi dada mereka. Hijab besar ini telah banyak memiliki variasi gaya dan warna tetapi tidak meninggalkan syariat agama. Seorang wanita dapat tampil lebih cantik dan anggun dengan jilbab besar ini, bahkan mereka terlihat semakin elegan dan berkelas. Pemilihan bahan yang digunakan dalam jilbab besar ini juga harus diperhatikan karena meskipun ukurannya besar dan menutupi dada tetapi masih transpran maka jilbab ini juga tidak sesuai dengan syariat agama. Inilah dosa memakai jilbab gaul bagi wanita muslim.
Selain hijab, seorang wanita muslimah harus memperhatikan pakaian yang dipakainya. Pakaian transparan atau ketat dapat mendatangkan fitnah bagi seorang wanita dan setiap laki-laki yang melihatnya akan berpikiran kotor. Hal ini merupakan salah satu penyebab terjadinya perbuatan buruk yang dapat dilakukan seorang laki-laki terhadap wanita. Bukan salah laki-laki jika itu terjadi karena pemicu utamanya adalah wanita itu sendiri. Inilah dosa jilbab gaul bagi wanita muslim.

Dalam Hadist Nabi pun juga telah dijelaskan bahwa ada dua golongan wanita ahli neraka yaitu mereka yang berpakaian tetapi sejatinya telanjang dan kepalanya seperti punuk unta. Maksud hadist itu adalah seorang wanita berhijab yang berpakaian ketat dan transparan sehingga seluruh lekukan tubuhnya terlihat seperti telanjang dan seorang wanita yang memakai hijab dengan model cepolan diatas kepala seperti punuk unta.

Itulah beberapa informasi seputar trend hijab yang populer dimasyarakat dan ternyata malah tidak sesuai dengan syariat Islam, buat para wanita, dosa dibalik jilbab “Gaul”.




CAR,FOREX,HOME DESIGN.SEO,DOMAIN,HOSTING