Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Monday, May 1, 2017

Bekerjalah dengan Hati, Nanti Rezeki Akan Mengikuti



 Kerja itu capek. Tanggung jawabnya besar. Setiap hari sibuk dengan berbagai jadwal ini dan itu. Belum lagi dengan waktu yang dihabiskan setiap harinya untuk bekerja. Wah, kalau kayak gini, kok kesannya kerja itu menakutkan, ya.

Kalau dipikir-pikir bekerja itu juga bagian dari kebutuhan kita. Bukan sekadar cari penghasilan atau uang dari bekerja, tapi juga sebagai cara untuk memaksimalkan potensi dan memanfaatkan kemampuan yang dimiliki untuk manfaat yang lebih besar lagi. Meski kerja bikin capek dan kadang bikin stres, tapi kerja bis jadi cara kita menemukan kebahagiaan.

Bahkan kalau kita bisa bekerja dengan hati, nantinya rezeki akan mengikuti dengan sendirinya. Kedengarannya simpel tapi kalau mau mencoba dan menjalaninya dengan sungguh-sungguh, kamu akan merasakan sendiri manfaatnya.

Saat usia makin bertambah, maka kita akan lebih bertanggung jawab pada hidup yang kita punya. Hari-hari kita pun akan lebih disibukkan dan disita dengan urusan pekerjaan. Kalau tak melakukan pekerjaan dengan hati, wah rasanya bakal susah kita untuk bisa bahagia. Bayangkan kalau setiap kali kita kerja, kita cuma ngomel, marah-marah, dan ngedumel sendiri, pekerjaan nggak bakal beres dengan baik, kan?

Kita sudah punya jatah rezeki masing-masing. Tinggal usaha kita saja untuk menjemput dan mendapatkannya. Bekerja dengan hati dan sungguh-sungguh adalah cara terbaik untuk menjemput rezeki tersebut. Lakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Optimalkan kemampuan dan potensi yang kita punya. Yakin deh nanti akan ada kebaikan yang kamu dapat.

Masalah, hambatan, dan tantangan dalam bekerja pastilah ada. Tapi tetaplah fokus melakukan yang terbaik di setiap hari dan pekerjaan yang kita lakukan. Dengan begitu, kamu nggak akan gampang terbebani oleh hal-hal yang tak penting. Lebih mudah memaksimalkan kemampuan untuk sesuatu yang lebih baik lagi.

Sumber : http://postshare.co.id/archives/69230

Sunday, April 16, 2017

Biar Cowokmu yang Sibuk Mendadak Rindu dan Lebih Perhatian, 6 Siasat Ini Perlu Kamu Praktikkan




Sulit memang jadi seorang cewek yang punya cowok sibuknya tak ketulungan. Buatmu kadang mempertanyakan perasaannya, dia benar sayang denganmu atau tidak. Kadang juga dalam kepalamu ada pikiran, “Ya udahlah putus saja, daripada pacaran tapi rasanya kayak nggak punya pacar,”. Nggak ada yang salah sih dengan pikiran-pikiran seperti itu, namanya cewek pasti ingin sekali dapat perhatian lebih dari cowoknya. Tapi bukankah cowokmu ini aslinya perhatian? Hanya saja kesibukan lebih sering menyita perhatiannya. Posisi ini yang jadi tempatmu menguji pengertianmu sebagai pasangan.

Selain itu, pengertianmu pun sebenarnya bisa jadi media untuk menarik perhatiannya kembali bahkan buat dia rindu denganmu. Pastinya bukan dengan ngambek atau marah-marah lho ya. Tapi sesederhana dengan melakukan beberapa siasat yang Hipwee Hubungan uraikan di artikel kali ini.

1. Saat kabar darinya tak juga datang, kamu jangan memberondongnya dengan telepon berkali-kali atau pertanyaan segudang

Sayang, maaf ya baru sempat ngabarin, aku baru balik dari kantor. Tadi seharian dikejar deadline.

Iya nggak apa-apa, aku punya foto senja bagus nih. Tadi pasti kamu nggak sempat lihatkan. Hehehe….

Kalimat “nggak apa-apa” kamu bukan kode kamu sedang ngambek atau marah. Tapi memang murni menjelaskan kalau suasana hatimu baik-baik saja. Lalu daripada memberondongnya dengan pertanyaan atau komplain ini itu, kamu memilih mencari topik obrolan lain.

Bisa dari hal yang random, seperti membicarakan senja, kepadatan lalu lintas, pokoknya apapun yang kamu temui di jalan. Bisa juga sesederhana menanyakan kabar pekerjaannya, bagaimana deadline hari ini, bagaimana juga klien-klien yang dihadapinya, atau melemparkan sebuah candaan tanpa perlu memikirkan lucu tidaknya. Setidaknya buat dia yakin, kalau kamu memang baik-baik saja. Biarpun kabar darinya seharian tak datang.

2. Kamu ikut menyibukkan diri, sampai dia merasakan hal yang dirasakan olehmu selama ini

Halo…. Sedang apa, Yang? Tumben nggak ada kabar?

Eh iya, aku dari tadi lupa mau chat kamu. Aku dari tadi lagi repot motret Yang, di acara Gudang Sarinah.

Oh, acara bazar yang Senin kemarin kamu ceritain ke aku itu ya. Aku lupa kalau acaranya hari ini.

Karena punya pacar yang sibuk itu juga ada untungnya ke kamu, salah satunya membuatmu bisa bebas melakukan kegiatan lain selain pekerjaan utamamu. Dan kesibukanmu ini yang diam-diam bisa membuatnya rindu bahkan merasakan hal sama. Bagaimana tak rindu, kalau situasinya berbalik. Saat dia sedang ada waktu luang, kamu justru yang sibuk dengan jadwal kegiatan tambahan lain. Sementara beberapa waktu sebelumnya kalian sendiri benar-benar tak punya waktu bersama.

3. Alih-alih marah saat dia membatalkan janji, kamu justru memastikan ke dirinya kalau semua tetap aman terkendali

Sayang, besok siang aku harus jadi moderator acara diskusi gitu gantiin temanku. Kalau kamu pergi kondangannya sendiri gimana? Maaf ya….

Oh, iya santai. Acaranya diskusinya di mana, Yang? Biar abis kondangan aku mampir ke sana aja.

Iya mampir aja, itu lho di tempat kelas menulis bulan kemarin.

Mungkin rasa kecewa ada. Tapi, alih-alih meluapkannya dengan ngambek atau marah, kamu justru berusaha untuk meredamnya. Toh dalam hidup ini banyak hal lain yang kadang berjalan tak sesuai rencana, yang kebanyakan justru memberi kebaikan. Jadi kamu akhirnya meyakinkan dia, jika dirimu bisa menerima keputusannya dan segala sesuatunya tetap aman terkendali termasuk suasana hatimu ini.

4. Cukuplah meminta bantuannya sesekali, supaya dia punya kesadaran sebagai pasangan yang harusnya saling melengkapi

Bukan sok mandiri, tapi meminimalkan permintaan bantuan ke dirinya ini juga sebagai sikap jika kamu sadar diri alias mengerti dengan kesibukannya. Kamu meminta bantuan saat memang kepepet, atau tahu dia sedang tak terlalu sibuk. Kadang sekalipun repot dan kesulitan, kamu menunggu sampai dia menawarkan bantuan atas inisiatifnya sendiri. Sebab kamu pun ingin dia punya kesadaran sebagai pasangan yang sudah seharusnya memang untuk saling melengkapi.

5. Saat rindu, ajak saja dia berjumpa tapi tak perlu sampai merengek- rengek kepadanya

Sayang, minggu ada acara nggak? Nonton yuk, aku belum nonton Baracas nih.

Eh, ngapain Hari Minggu, Sabtu aja Yuk.

Karena rindu tak akan selesai dengan merengek-rengek. Justru cara terbaik, ya sesederhana langsung mengajaknya bertemu. Toh cowokmu ini tak selalu sibuk dengan dunianya saja. Kalaupun saat kemungkinan terburuknya terjadi, saat kamu mengajaknya bertemu tapi dia sibuk, ‘kan kalian bisa jadwalkan pertemuan selanjutnya. Atau kalau memang dia harus menyelesaikan pekerjaan, kamu bisa menawarkan diri untuk menemaninya menyelesaikan tugasnya. Intinya kamu memang harus lebih fleksibel menghadapi kesibukan cowokmu ini.

6. Kamu tetap memperhatikan dia dengan wajar, buat dirimu benar-benar pengertian dan sabar

Jangan ada pengertian yang dibuat-buat, seperti bilang tak apa-apa tapi ternyata justru kamu menggerutu di belakang. Atau kamu sengaja tak memberi kabar, karena memang ingin membalas sikapnya. Tapi di posisi seperti ini kamu harusnya tetap menjadi pasangan yang sebaik-baiknya. Tetap perhatikan dia dengan sewajarnya. Tetap menerima dia dengan segala kekurangannya, termasuk kurangnya waktu untukmu.

Setidaknya selama kesibukan cowokmu ini positif, kamu sebagai pasangan harusnya bisa mendukungnya. Beri dia ruang untuk mengembangkan dirinya. Toh dengan begitu, kamu pun punya ruang sendiri yang bisa diisi oleh banyak hal lain. Jadi ya memang harusnya selow saja menghadapi dia yang sibuknya kebangetan. Sabar pangkal cantik lho…. www.hipwee.com

Thursday, March 17, 2016

MEREKA TETAP SEMANGAT...Para Wanita ini yang Hidupnya Hancur Karena Siraman Asam Sulfat Ini pun Menemukan Kembali Hidupnya

Di India, banyak sekali wanita yang disiram dengan asam sulfat oleh pasangannya hanya karena tidak menuruti permintaan pacarnya. Karena kejadian ini pun, sang wanita pun mengalami cacat pada tubuhnya hingga mengalami kebutaan. Dan untungya, ada sebuah organisasi yang bergerak untuk menolong para wanita yang malang tersebut. Organisasi ini pun memberikan mereka pekerjaan sehingga mereka bisa memiliki hidup yang normal kembali.

Di kota Agra, India ada sebuah kota wisata yang terkenal bernama Taj Mahal. Dan disana pun ada sebuah toko kopi yang baru saja dibuka bernama "Sheroes Hangout." Kafe ini dibuka oleh organisasi tersebut sebagai tindakan Stop Acid Attacks Campaign.  Mereka pun mengambil nama "Sheroes" untuk menghormati para wanita yang diserang dengan asam sulfat. 
Para pekerja disini adalah mereka yang dulunya pernah disiram dengan asam sulfat dan mereka pun memulai hidup mereka yang baru disini.
Neetu yang berusia 22 tahun ini adalah salah pegawai disana. Pada tahun 1992, dia mengalami cacat dan kebutaan karena siraman asam sulfat pada wajahnya. Dan bekerja di kafe ini seperti memiliki kesempatan hidup yang kedua yang membuatnya menantika sebuah masa depan yang lebih cemerlang.
Ritu yang berusia 20 tahun ini adalah seorang manajer di kafe tersebut. Pada tahun tersebut, dia diserang dengan asam sulfat karena dia menolak lamaran pernikahan dari pacarnya. Dia pun akhirnya harus menjalani operasi sebanyak 10 kali untuk mendapatkan wajahnya yang seperti ini. Namun dia harus mengalami kebutaan pada mata kirinya. Dulunya dia menutup dirinya sendiri dari dunia luar, tetapi sekarang dia mulai memberanikan dirinya sendiri untuk keluar dan mendukung para wanita yang mengalami kejadian yang sama dengan dirinya. 

Geeta yang berusia 38 tahun adalah seorang juru masak di kafe tersebut. Ketika dia berusaha melerai pertengkaran suami dan anaknya, dia pun terkena siraman asam sulfat tersebut dengan anaknya. Dia dan anaknya pun akhirnya harus mengalami kecacatan karena hal tersebut.
Para wanita ini pun melukis karya mereka sendiri setelah mereka mulai menjalani bisnis kafe tersebut. 

Mereka berbakat banget!
Disini mereka bisa hidup dengan bahagia karena banyak sekali orang yang mendukung dan membantu mereka setelah mereka kehilangan kepercayaan diri mereka sendiri. 
Laporan berita lokal setempat.
Mereka pun mulai memberanikan diri untuk menghadapi masa depan mereka dan berdiri dengan kekuatan mereka sendiri!

Kafe ini bukan saja menarik perhatian banyak orang, tetapi kafe ini juga sangat patut untuk dicoba. Organisasi yang membantu mereka pun juga merencanakan hal yang sama di kota wisata yang lain untuk membantu mereka yang mengalami kemalangan itu untuk mempunyai hidup yang baru.