Showing posts with label Islami. Show all posts
Showing posts with label Islami. Show all posts

Monday, March 21, 2016

SUBHANALLAH..!!! GARA-GARA KORANNYA DIRAPIKAN...Pria Jerman Ini Masuk Islam


Seorang warga Jerman masuk Islam. Jalannya mendapat hidayah tergolong unik. Berawal dari tumpukan koran.

Ia masuk memiliki seorang tetangga muslim di depan rumah; seorang pemuda yang datang ke Jerman untuk belajar. Suatu hari ia pergi keluar kota.


Pemuda muslim awalnya tidak tahu jika tetangganya itu pergi untuk waktu yang lama. Maklum, di Jerman kehidupan individualisnya cukup kental.

Pemuda muslim itu heran karena beberapa hari, koran yang diletakkan loper di depan pintu tidak diambil. Tergeletak begitu saja dan jumlahnya semakin banyak hingga membentuk tumpukan. Ia pun kemudian mencari kabar tentang tetangganya itu.

Setelah mengetahui tetangganya bepergian, ia rapikan tumpukan koran itu di sebuah rak. Esoknya, ketika koran baru datang, ia susun di rak tersebut dengan rapi. Begitu seterusnya hingga bulan kedua.

Saat pria Jerman itu datang, ia terkejut dengan koran-korannya yang tersusun rapi.

"Selamat datang, mohon maaf aku merapikan koranmu. Aku khawatir jika engkau mengikuti perkembangan berita tertentu atau pertandingan, lalu engkau tertinggal karena bepergian lama. Kuharap dengan tertata seperti ini, engkau tidak kehilangan perkembangan berita sedikitpun," kata pemuda Muslim saat berkunjung ke rumahnya.

Pria Jerman itu heran. Agak lama ia menatap pemuda Muslim tersebut.

"Apakah engkau menginginkan upah atau hadiah dari perbuatanmu ini?"

"Tidak. Sama sekali tidak."

"Lalu mengapa engkau bersusah payah melakukannya?"

"Agama kami mengajarkan untuk berbuat baik kepada tetangga. Engkau adalah tetanggaku, aku harus berbuat baik kepadamu."

Rupanya kalimat itu sangat membekas di hatinya. Ia jadi penasaran dengan agama pemuda tadi. Sementara hari-hari berikutnya, kebaikan demi kebaikan dilakukan oleh sang pemuda muslim.

Akhirnya, pria itu minta dijelaskan seperti apa agama Islam yang dianutnya. Mendapat penjelasan dari pemuda Muslim itu, dengan izin Allah, pria Jerman tersebut kemudian masuk Islam.

Sunday, March 20, 2016

SANGAT PENTING SEKALI..!!! Dahsyatnya Kata Tolong, Maaf, dan Terima Kasih...Yuuk Biasakan 3 Kata Ajaib Ini...

SANGAT PENTING SEKALI..!!! Dahsyatnya Kata Tolong, Maaf, dan Terima Kasih...Yuuk Biasakan 3 Kata Ajaib Ini...


Dasyatnya Kata Tolong, Maaf, dan Terima Kasih.

Kisah ini terjadi di sebuah pesta perpisahan sederhana tentang pengunduran diri seorang direktur.

Di adakanlah sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan & kritikan dari anak buah kepada Sang Direktur yang akan segera memasuki masa pensiun.

Karena waktu terbatas, kesempatan pernyataan tersebut dipersilahkan dalam bentuk tulisan.


Di antara pujian & kesan yg diberikan, dipilih dan dibingkai untuk di abadikan kemudian dibacakan di acara tersebut, yakni sebuah tulisan dari seorang office boy yang telah bekerja cukup lama di perusahaan itu.

Dia menulis semuanya dengan huruf kapital sebagai berikut :
• Yang terhormat Pak Direktur. Terima kasih karena Bapak telah mengucapkan kata TOLONG, setiap kali Bapak memberi tugas yang sebenarnya adalah tanggung jawab saya.
• Terima kasih Pak Direktur karena Bapak telah mengucapkan MAAF, saat Bapak menegur, mengingatkan dan berusaha memberitahu setiap kesalahan yang telah saya perbuat, karena Bapak ingin saya merubahnya menjadi kebaikan.
• Terima kasih Pak Direktur karena Bapak selalu mengucapkan TERIMA KASIH kepada saya atas hal-hal kecil yang telah saya kerjakan untuk Bapak.
• Terima kasih Pak Direktur atas semua penghargaan kepada orang kecil seperti saya, sehingga saya bisa tetap bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan kepala tegak, tanpa merasa direndahkan dan dikecilkan. Dan sampai kapanpun Bapak adalah Pak Direktur buat saya.
• Terima kasih sekali lagi. Semoga kebajikan melindungi jalan dimanapun Pak Direktur berada.

Setelah sejenak keheningan menyelimuti ruangan itu, serentak tepuk tangan menggema memenuhi ruangan. Diam-diam Pak Direktur mengusap genangan airmata di sudut mata tuanya, terharu mendengar ungkapan hati seorg office boy yang selama ini dengan setia melayani kebutuhan seluruh isi kantor.

Pesan Cerita :
Kata "Tolong", Kata "Maaf" dan Kata "Terima Kasih" adalah The Three Magic Words atau Tiga kata ajaib. Tiga kata pendek yang sederhana tetapi mempunyai dampak yang sangat positif. Sesungguhnya dengan menghargai orang lain, minimal kita telah menghargai diri kita sendiri.
Marilah kita membiasakan untuk mengungkapkan ke tiga kata ini jika berinteraksi dengan seseorang atau sesama secara TULUS dan IKHLAS. Maka hubungan saling menghargai dan di hargai akan tercipta dalam kehidupan sosial kita

CAR,SEO,FOREX,HOME DESIGN

SUBHANALLAH...Nama Rasulullah Tampak Pada Struktur Tulang Manusia, Masya Allah..!


Penemuan baru, (atau manusia baru menyadarinya?) setelah telapak tangan yang menggambarkan nama Allah, kini terkuak bahwa tulang manusia sebenarnya juga berbentuk tulisan nama Rasulullah Muhammad. Seperti yang dapat dilihat pada gambar di berikut ...

  

 Seperti yang tertulis dalam Al Qur'an:
 "Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala penjuru dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Qur'an itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?" (QS. Fushilat ayat 53).

Apakah anda tidak melihatnya? Ada semacam kode/pesan kaligrafis tersembunyi di balik struktur bentuk tubuh manusia yang diciptakan Allah. Sebuah nama yaitu...  Muhammad (yang berarti: Yang Terpuji).

Allahu Akbar!!

Silakan bagikan/SHARE agar menjadi amal pahala yang terus mengalir, Aamiin..Sembari mengajak banyak orang memuji kebesaran Allah...

CAR,HOME,DESIGN,FOREX,SEO

Thursday, March 17, 2016

DUNIA MAYA DIHEBOHKAN SURAT RASULULLAH SAW KEPADA UMAT KRISTEN

Sejarah mencatat toleransi muslim era Nabi Muhammad terhadap pemeluk agama lain patut diacungi jempol. Sejumlah ilmuwan mengunkapkan Nabi pernah mengirim sebuah surat kepada biarawan Gereja St. Catherine di Semenanjung Sinai, Mesir pada 628 Masehi. Isinya menjamin peribadatan umat Kristen.
Dilansir Washington Post, 1 Desember 2012, ilmuwan muslim seperti Aziz Suryal Atiya dan Dr. Muqtader Khan meyakini surat yang dikirimkan otentik.

Dua ilmuwan lain, Hobbs dan K.A. Manaphis menuliskan ulasannya masing-masing dalam buku Mount Sinai yang terbit 1995 dan Sinai: Treasures of the Monastery of Saint Catherine yang terbit 1990.

Berikut terjemahan bunyi suratnnya, yang dikutip secara utuh dari Dr. Muqtader Khan, Direktur Program Studi Islam di University of Delaware:
“Ini adalah pesan dari Muhammad bin Abdullah, yang berfungsi sebagai perjanjian dengan mereka yang memeluk agama Kristen, di sini dan di manapun mereka berada, kami bersama mereka.

Bahwasanya aku, para pembantuku, dan para pengikutku sungguh membela mereka, karena orang Kristen juga rakyatku; dan demi Allah, aku akan menentang apa pun yang tidak menyenangkan mereka.

 Tidak boleh ada paksa atas mereka. Tidak boleh ada hakim Kristen yang dicopot dari jabatannya, demikian juga pendeta dan biaranya.

Tidak boleh ada seorang pun yang menghancurkan rumah ibadah mereka, merusaknya, atau memindahkan apa pun darinya ke rumah kaum muslim. Bila ada yang melakukan hal-hal tersebut, maka ia melanggar perintah Allah dan Rasul-Nya. Bahwasanya sesungguhnya mereka adalah sekutuku dan mereka aku jamin untuk tidak mengalami yang tidak mereka sukai. Tidak boleh ada yang memaksa mereka pergi atau mewajibkan mereka berperang.

Muslimlah yang harus berperang untuk mereka. Bila seorang perempuan Kristen menikahi lelaki muslim, pernikahan itu harus dilakukan atas persetujuannya.

Ia tak boleh dilarang untuk mengunjungi gereja untuk berdoa. Gereja mereka harus dihormati. Mereka tidak boleh dilarang untuk memperbaiki gereja mereka dan tidak boleh pula ditolak haknya atas perjanjian ini. Tidak boleh ada umat muslim yang melanggar perjanjian ini hingga hari penghabisan (kiamat).”

Surat ini dikenal dengan nama Muhammad’s Testamentum. Naskah aslinya dikabarkan hilang saat Kekaisaran Ottoman yang dipimpin Sultan Selim I saat melakukan ekspansi ke Mesir tahun 1517.
Sejak abad ke-19, dokumen perjanjian tersebut diteliti oleh banyak akademisi kontemporer, Timur dan Barat, dengan terutama berfokus pada daftar para saksi.

Hasil penelitiannya menunjukkan terdapat kemiripan antara dokumen perjanjian yang disimpan di Biara St. Chaterine dengan dokumen-dokumen sejenis yang pernah diberikan oleh Nabi Muhammad kepada kelompok-kelompok agama lain di Timur Dekat.

Di antaranya adalah surat Nabi Muhammad kepada kaum Kristen yang menetap di Najran, yang kali pertama ditemukan pada 878 M di sebuah biara di Irak dan diawetkan di Chronicle of Seert.
Wallahu a'lam...
Sumber : yesmuslim.blogspot.com

Tuesday, March 15, 2016

FAKTA PENEMUAN YANG MENGEJUTKAN KOTA SODOM YANG DIBINASAKAN ALLAH SWT



Sodom. Inilah kota yang lenyap “ditelan” Bumi. Wilayah yang diyakini sebagai tempat peradaban kaum Nabi Luth AS ini sirna akibat bencana dahsyat.
Dalam Alquran disebutkan Allah murka atas kemaksiatan kaum Nabi Luth. Selain menyembah berhala, mereka dikenal gemar berzina, penyuka sesama jenis, dan kemaksiatan lain.
Dosa-dosa itu membuat Allah murka. Kota tersebut kemudian “dijungkirbalikkan”. Musnah. “Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri Kaum Luth itu yang atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan (batu belerang) tanah yang terbakar secara bertubi-tubi.” [Surat Hud Ayat 82].


Setelah ribuan tahun, para ilmuwan mencari kota yang hilang itu. Sejak 2005, mereka melakukan ekskavasi di Tall el-Hammam, Yordania. Wilayah yang terletak di timur Sungai Yordan itu diyakini menjadi lokasi reruntuhan Kota Sodom yang dilaknat itu.



Para ilmuwan yakin Kota Sodom dan juga Goromah terletak di lembah Sungai Yordan, sebelah utara Danau Mati. Sodom diyakini sebagai kota yang besar, makmur, dan menjadi pusat perdagangan semasa jayanya.
Dan kini, setelah satu dekade penggalian, para ilmuwan sangat yakin, di sanalah Kota Sodom dulunya berdiri. Dalam ekskavasi itu, mereka mendapat temuan yang mengejutkan.
Dikutip Dream dari Daily Mail, Kamis 15 Oktober 2015, para ilmuwan menemukan puing-puing kota dari Zaman Perunggu di Tall el-Hammam. Kota ini diyakini sangat mirip dengan Sodom yang digambarkan dalam kitab suci.
Reruntuhan yang diduga sebagai Kota Sodom itu sangatlah luas. Diyakini sebagai kota terluas di wilayah itu, lima hingga sepuluh kali luas kota-kota di sekitarnya.
Steven Collins, ilmuwan Trinity Southwestern University, New Mexico, Amerika Serikat, yang memimpin penelitian tersebut mengklaim, timnya menemukan bukti adanya kota yang diperluas, dilengkapi dinding pertahanan dari bata merah dengan tebal 5,2 meter dan tinggi 10 meter.
Temuan Mengejutkan Kota Sodom yang Dibinasakan Allah
Tembok ini dilengkapi dengan gerbang, menara pengawas, dan setidaknya satu jalan. Bagi para peneliti, dinding ini menjadi bukti bahwa kota itu terus diperluas dan diperkaya.
Selama pertengahan Zaman Perunggu, tembok ini digantikan dengan benteng yang lebih besar. Lebar 7 meter, bagian atas datar, dan difungsikan sebagai jalan yang melingkari kota.

Dari temuan-temuan itulah tim yang dipimpin Collins yakin telah menemukan Kota Sodom yang dilenyapkan itu. Para peneliti ini juga memberikan bukti lain untuk mendukung keyakinan mereka bahwa Tall el-Hammam tiba-tiba kosong menjelang akhir Zaman Perunggu.
“Apa yang kami temukan adalah negara-kota yang penting, negara-kota yang besar, untuk semua tujuan praktis, tidak diketahui oleh peneliti sebelum kami mulai proyek kami,” kata Collins.

Tall el-Hammam, tambah Collins, sangat cocok dengan Kota Sodom yang digambarkan di dalam kitab suci, sebagai kota terbesar yang subur di timur Kikkar. “Sehingga, saya menyimpulkan bahwa siapa pun yang ingin menemukan Sodom, seseorang harus mencari kota terbesar yang ada di area ini pada Zaman Perunggu, pada masa Ibrahim,” tambah dia.

Menurut Collins, saat tim melakukan penelitian, mereka dengan jelas memilih Tall el-Hammam sebagai lokasinya. Sebab, mereka yakin wilayah itu merupakan kota yang berukuran lima kali kota-kota lain pada Zaman Perunggu.

“Kami tahu sangat sedikit tentang Zaman Perunggu di selatan Lembah Sungai Yordan. Kebanyakan peta arkeologi area ini kosong,” ujat Collins.
Menurut dia, wilayah ini menjadi gurun tak berpenghuni selama lebih dari 700 tahun. Tapi kemudian, setelah tujuh abad, wilayah itu mulai berkembang lagi, sebagaimana ditunjukkan adanya gerbang besi besar yang mengarah ke kota.

Para ilmuwan sangat yakin dengan temuan ini. Sebab, telah membandingkan temuan-temuan itu dengan fase akhir permukiman lain di wilayah ini. Sehingga, para arkeolog pimpinan Collins yakin wilayah ini menjadi kandidat terbaik sebagai Kota Sodom yang hilang itu.
“Tall el-Hammam persis dengan setiap kriteria Sodom yang disebutkan dalam kitab,” tutur Collins. Kisah Sodom dan Gomorah ini dikisahkan dalam sejumlah kitab. Selain Alquran, kitab agama lain juga menceritakan kisahnya.

Lantas, apakah reruntuhan kota yang ditemukan itu benar-benar Kota Sodom? Meskipun jika temuan ini bukanlah Kota Sodom yang dikisahkan dalam kitab-kitab, para ilmuwan mengatakan penemuan ini masih sangat penting. Sebab telah menunjukkan adanya sebuah kota yang sangat luas.

Sumber: [Dream.co.id]

Tolong Sebarkan Kabar Gembira ini !! Jerman Akan Jadi Negara Berpenduduk Muslim Terbesar di Eropa


Jerman berpeluang menjadi negara berpenduduk umat Muslim terbesar di Eropa melampaui Perancis usai menerima gelombang pengungsi dari Timur Tengah tahun ini.

Seperti dikutip dari Kantor Berita Islam Internasional (IINA) kedatangan begitu banyak warga Timur Tengah yang meninggalkan negara mereka karena berbagai alasan, secara perlahan mengubah wajah populasi Muslim di Jerman, yang sampai saat ini masih didominasi oleh keturunan Turki.

Gelombang kedatangan migran dari Turki dimulai pada 1960-an dan mereka ketika itu dikenal dengan sebutan "pekerja tamu". Kemudian disusul dengan pengungsi dari Afghanistan, Irak dan negara Islam lainnya.

Tapi pada saat sekarang ini, sebagian besar pengungsi, sekitar 45 persen, berasal dari Suriah dan mereka berpeluang paling besar untuk mendapatkan status sebagai pencari suaka politik.

Memang belum diketahui secara pasti dampak jangka panjang terhadap Jerman, tidak seperti Inggris atau Perancis, tidak mempunyai tradisi menerima pengungsi dari bekas jajahan.

Kebanyakan masih berjuang untuk mengatasi masalah yang dihadapi semua pengungsi, diantaranya soal bahasa dan mendapatkan pekerjaan.

Perubahan pertama yang dipastikan terjadi dalam wajah polusi Muslim di Jerman adalah dalam hal jumlah.

"Kita bisa saja memiliki 5 juta warga Muslim," kata Thomas Volk, seorang ahli tentang Islam dari Konrad Adenaeur Foundation, sebuah kelompok pemikir yang bekerja sama dengan Partai Demokratik Kristen Bersatu (CDU) pimpinan Kanselir Angela Merkel.

Tapi untuk saat ini, Perancis memiliki populasi Muslim terbesar di Eropa, yaitu sekitar 5 juta, disusul Jerman dengan jumlah 4 juta. Tapi menurut ahli, perkiraan jumlah yang dimiliki Perancis terlalu tinggi.

Jerman diperkirakan menerima sekitar 800.000 pengungsi tahun ini, sebagian besar adalah warga Muslim dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat.

"Jumlah pengungsi yang mengalir tidak akan otomatis berhenti pada 1 Januari 2016. Lagi pula, sebagian besar dari mereka adalah pria dewasa, sehingga jumlah tersebut akan bertambah ketika mereka mulai membangun keluarga," kata Thomas Volk.

Para pengkritik Merkel mengkhawatirkan soal keamanan karena membiarkan banyak pengungsi yang masuk tanpa seleksi ketat. Tapi menurut pihak keamanan Jerman, tidak ditemukan satu pun diantara pengungsi yang masuk dalam kelompok militan.

Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, kelompok Muslim mana yang akan bergabung dengan kelompok minoritas yang didominasi etnis Turki, yang berjumlah dua pertiga dari total populasi Muslim Jerman.

Sebagian besar imigran Turki adalah kaum pekerja miskin dan berasal dari area perkotaan yang sampai saat ini masih sulit untuk berintegrasi dengan masyarakat Jerman.

Pemerintah Turki telah memperkuat jaringan diaspora di dalam negeri dengan membangun mesjid dan mengirim banyak imam, yang sebagian besar tidak bisa berbahasa Jerman.

Lebih Terbuka Lamya Kaddor, seorang akademisi Jerman keturunan Suriah, mengatakan bahwa sebagian besar kelompok Islam Sunni Suriah adalah "konservatif dan terbuka".

"Ini dikarenakan adanya berbagai kelompok agama di Suriah. Ada berbagai aliran Kristen, Druze, Alawi dan Syiah. Agama tidak pernah menjadi alasan konflik, mereka sangat toleran," kata Kaddor.

Karena sudah terbiasa dalam masyarakat dengan berbagai kepercayaan, etnis Suriah lebih mudah berintegrasi dengan masyarakat Jerman. Etnis Suriah juga tidak memiliki institusi keagamaan seperti Diyanet yang didanai Turki, yaitu institusi yang mengawasi banyak mesjid Turki di Jerman.

Secara individu, masyarakat Suriah juga lebih mudah berintegrasi, kehadiran mereka secara kolektif bisa mencairkan suasana dalam kelompok minoritas Muslim yang belum bisa berbicara di hadapan publik.

Warga keturunan Arab hanya sebagian kecil dari populasi Muslim Jerman, tapi jumlah mereka sekarang bisa mencapai sekitar sepersepuluh dari jumlah keseluruhan masyarakat Muslim, sebuah perubahan yang bisa memperuncing persaingan diantara pemimpin kelompok Muslim.

Pengaruh Arab akan menjadi lebih ketara dan umat Islam Jerman akan menjadi lebih beragam," kata Aiman Mazyek, ketua Dewan Pusat Muslim yang mewakili sebagian besar Muslim non-Turki. Ayah Mazyek adalah keturunan Suriah dan ibu Jerman.

Fasih berbahasa Jerman, Mazyek pernah membuat jengkel pemimpin Jerman keturunan Turki karena pidatonya di depan publik dan muncul seolah-olah sebagai juru bicara tidak resmi masyarakat Muslim di Jerman.

Persaingan seperti ini akhirnya menghalangi upaya untuk menyatukan empat organisasi utama di Jerman. "Mari hadapi saja. Arab memang memiliki masalah superioritas," kata seorang pengamat Jerman yang meminta jati dirinya tidak diungkap.

"Mereka berpikir lebih memahami Islam karena bisa membaca Quran dalam bahasa mereka," katanya.

Birol Ucan, juru bicara mesjid Omar Ibn Al-Khattab di distrik Kreuzberg yang multi kultural di Berlin, mengatakan bahwa sebagian etnis Suriah dalam beberapa bulan terakhir mengunjungi mesjid berbahasa Arab, tapi jumlahnya belum banyak.

"Mereka masih sibuk dengan urusan pengungsi seperti mencari tempat perlindungan dan pengurusan surat-surat," katanya.

Menurut Ucan, secara umum, orang Suriah lebih berpendidikan dibanding migran lain yang datang ke Jerman dan mereka juga lebih mudah berintegrasi.

"Orang Suriah memiliki reputasi sebagai pekerja keras. Mereka bukan lagi pekerja tamu," katanya.

Masalah mendesak sekarang adalah bagaimana mengajari mereka bahasa Jerman dan mencarikan pekerjaan, sehingga mereka bisa memulai hidup baru, tidak lagi merana di tempat pengungsian.

Ahmad Al-Kurdi, seorang pelatih olahraga berusia 26 tahun asal Suriah yang tiba sejak 10 bulan lalu, sudah mulai belajar bahasa Jerman dan bahkan segera memulai pendidikan pasca sarjana di Universitas Berlin.

"Hidup disini sungguh luar biasa. Tapi saya ingin kembali, Suriah adalah negara saya," katanya ketika ditemui di flatnya yang ditempati bersama pengungsi lain.

Masih belum jelas bagaimana masyarakat Jerman menghadapi perubahan wajah Islam di negara mereka.

Menurut Volk, sikap terbuka masyarakat sekarang ini terhadap pengungsi bisa berubah menjadi perdebatan yang mempertanyakan kebijakan Merkel, terutama saat empat negara federal menghadapi pemilu tahun depan.

Monday, March 14, 2016

Astagfirullah! FAKTA MENGEJUTKAN Kiamat Sudah Dekat, Dataran Arab Menunjukkan Tandanya

Di dalam rukun iman, terdapat pernyataan bahwa orang yang beriman harus mengimani datangnya hari kiamat, itu terdapat pada rukun iman yang ke lima. Sebagai seorang umat muslim yang beriman, sudah sepatutnya kita meyakininya.
Kita percaya akan datangnya hari kiamat, tapi kita tidak tahu kapan pastinya hari kiamat. Bahkan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yang menjadi manusia paling istimewa pun tidak tahu kapan datang hari kiamat, hanya Allah Ta'ala lah yang tahu.
Dataran Arab sudah mulai menghijau / Gambar via google.co.id/maps
Meski begitu, telah dijelaskan dalam hadist dan Al Qur'an bahwa sebelum hari kiamat, kita akan mengetahui tanda-tanda akan datangnya hari itu. Di masa sekarang ini, rusaknya moral, hilangnya kesopanan, dan rusaknya pergaulan juga menjadi salah satu cirinya.

Ada satu ciri yang tertuang dalam hadist, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, "Hari akhir tidak akan datang kepada kita sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai." (HR. Muslim)

Memang begitu mengejutkan mengingat negara Arab merupakan negara yang banyak terdapat padang pasir dan tanahnya terkenal tandus dan kering. Kebanyakan pohon yang tumbuh adalah kurma.

Tapi, dengan munculnya rerumputan hijau dan mengalirnya sungai menandakan kiamat datang sebentar lagi. Tak hanya itu, beberapa waktu lalu juga dataran Arab tengah dihujani salju yang normalnya salju tidak turun di Arab.

Munculnya rerumputan dan sungai itu telah viral di internet. Salah satu tanda ini muncul agar manusia sadar bahwa hari akhir segera tiba, agar mereka segera menjauhi dosa dan lebih taat beribadh kepada Allah Ta'ala.

Wallahu a'lam bishawwab.