Showing posts with label heboh. Show all posts
Showing posts with label heboh. Show all posts

Monday, May 1, 2017

Waspadalah! Ada Modus Baru, Penjahat Begal Menyamar Jadi Pocong di Jalan



Sebanyak dua foto yang beredar di media sosial Facebook ini, mungkin bisa membuat kita lebih waspada.
Pasalnya dua foto yang menampakkan seseorang yang terbungkus kain putih ini tergeletak di tengah jalan.
Pada foto yang tersebar pada Rabu (7/9/2016) ini langsung viral di sosial media.

Seseorang yang terbungkus kain putih ini diduga menyamar sebagai pocong untuk melancarkan aksi jahatnya. Di lokasi yang tidak diketahui ini, orang tersebut merupakan penjahat begal yang sengaja menyamar dan menakut-nakuti pengendara di jalan. Akun Facebook bernama Ahonk yang membagikan foto tersebut pun juga menuliskan caption berikut ini.

"Hati hati ada modus begal baru, kalo ketemu tabrak aja, kalo emg pocong beneran gak mati kok ... kalo pun mati keluarganya nuntut kita sewa pengacara aja kita gedein kasusnya, pasti kalah."
Foto ini dalam sekejap langsung tersebar di dunia maya.

Banyak yang memberikan komentarnya, mulai dari yang menyayangkan tindakan tersebut hingga ada yang mengaku pernah melihat kejadian tersebut.
"Daerah purwodadi kwi.ng alas gundi.ak pernah ngerti dwe...meh tak tabrak mlayu wonge (daerah Purwodadi itu, di alas gundi, aku pernah lihat sendiri. Mau aku tabrak, dia lari)," tulis akun bernama Heri Kristanto.

"Yach. mari kita doa kn sj. smg cita2nya kepinggin dipocong biar segera terlaksana. klu di jln gitu. berarti pinggin ketindas mobil," tulis Mas Nur L.

Jika benar adanya modus baru pembegalan seperti ini, diharapkan masyarakat lebih waspada.
Terutama saat sedang berkendara di malam hari dan melewati jalan yang sepi.
Pakai Trik Pura-pura Mati, Tukang Ojek Ini Selamat dari Aksi Begal Seorang tukang ojek, La Zamuni (48), menjadi korban aksi begal di Desa Tiratira, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Senin (8/8/2016).

Ia mengalami luka bacokan sehingga harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Baubau.

"Saya tidak menyangka menjadi korban, saya hanya berpikir lurus mencari uang, saat dia (pelaku) minta diantar," kata La Zamuni saat ditemui di Rumah Sakit, Selasa (9/8/2016).
Ia menuturkan, pagi itu ia sedang mangkal di Terminal Bungi Antar Kota.
Pelaku yang bertubuh pendek sambil memegang parang naik ke motornya dan meminta antar di Kelurahan Bonebone, Kota Baubau.

Saat tiba di persimpangan jalan menuju ke Maligano di Kecamatan Kapuntori, pelaku kembali mengatakan kepada korban untuk balik lagi. Korban pun mengikuti kemauan pelaku. Saat berada di jalan yang sepi di Desa Tiratira, pelaku hendak turun dari motor karena ingin buang hajat.
Setelah turun, pelaku langsung mengancam korban untuk turun dari motor.
"Saya tidak turun dari motor, dia langsung ayunkan parang, saya tangkis dengan tangan kiri, dua kali dia ayunkan parang, dia langsung memukul kemudian dia arahkan pasir ke mata saat saya tidak melihat, lalu saya pura-pura mati," tutur La Zamuni.
Saat pura-pura mati, pelaku kemudian langsung tancap gas membawa kabur motor korban yakni motor matic Suzuki dengan nomor plat DT 4009.  (*) 
TRIBUNSOLO.COM - 

http://solo.tribunnews.com/2016/09/07/waspadalah-ada-modus-baru-penjahat-begal-menyamar-jadi-pocong-di-jalan?page=3

Waspada!! Lihat Modus Penipuan Gaya Baru, Perhatikan Tangan Pria Ini



Kejadian ini memang berlangsung lumayan cepat. Peristiwa ini berlangsung di sebuah toko oleh-oleh. Tepatnya terjadi di Kota Tegal, Jawa Tengah. Toko tersebut didatangi oleh seorang laki-laki yang memakai jaket kehijauan. Ia membawa dua bungkus makanan kecil dan membawanya ke kasir.
Saat itu, kasir dilayani oleh seorang perempuan berkerudung merah. Kejadiannya sepertinya masih di siang hari. Hanya membeli dua bungkus makanan kecil, bapak itu membayar semua belanjaannya dengan uang seratus ribu. Pertama, ia menyodorkan uang itu pada si perempuan kasir.

Perempuan kasir itu pun berkata padanya jika uangnya terlalu besar, tak ada kembalian.
Si pria lalu menyodorkan uang dua puluh ribuan.

Di sinilah kita yang melihat rekaman CCTV itu harus jeli melihat gerakan tangan si pria.
Tahap-tahap penipuan dengan modus ini :

1. Pembeli membayar belanjaan pake uang ratusan ribu, padahal belanjanya sedikit
2. Karena tidak ada kembalian pembeli minta uangnya yang seratus ribu dikembalikan dan ia ganti uang 20 ribuan
3. Setelah uang seratus ribunya diterima pembeli tersebut menyelipkan uang tersebut disabuknya sendiri dengan cepat.
4. Kemudian pembeli tersebut mengeluarkan uang sepuluh ribu yang sudah ia persiapkan dan mengatakan kepada penjual bahwa uang yang ia terima bukan seratus ribu, tapi sepuluh ribu dan ia minta ditukar dengan uang seratus ribuan "

Video ini disebarkan oleh sebuah akun Facebook bernama Warmo Hanif Syifa Puji.
Sudah lebih dari 7,7 ribu orang yang melihat tayangan ini dan akan bertambah terus.
Rekaman viral ini ditambahi keterangan oleh Warmo.

"Silahkan dishare, agar pelaku kejahatan terencana ini cepat tertangkap.
Video Rekaman CCTV Modus Penipuan Oleh Pembeli yang terjadi di Toko Oleh-Oleh "CERIA" Kabupaten Tegal.



Sunday, April 23, 2017

Pria ini 'Ngacir' Dikejar Gorila Perempuan, Kejadian Berikutnya Bikin Tercengang


Gorila termasuk hewan liar, namun apa jadinya kalau gorila berteman dengan manusia?
Yah, seorang pria bernama Emmanuel de Merode memiliki hubungan erat dengan gorila.
Sekedar info, Emmanuel akan mengikuti London Maraton.
Ia pun mencoba berlatih lari dan kebugaran tubuhnya di dalam hutan, seperti dilansir dari TRIBUNTRAVEL.com dari laman dailymail.co.uk.
Latihan lari tersebut harus terhenti saat seekor gorila perempuan berusia 10 tahun mengejarnya.

Dengan berat badan 60 Kg, gorila perempuan yang melihat Emmanuel dari sele-sela dedaunan langsung berlari mengejarnya.
Untuk meraih badan Emmanuel, gorila bernama Ndakasi ini mencakar baju sebelum mendekap punggung Emmanuel.
Yah, seolah memberi pelukan, gorila perempuan ini bergelanyutan di badan Emmanuel.

Melihat hal itu, gorila lain bernama Matabishi turut mendekap Emmanuel seolah iri dengan kemanjaan temannya.
Yah, sebagai Kepala Sipir dan Direktur Virunga National Park, tentu hal yang lumrah bila berdekatan dengan para gorila.

Virunga National Park merupakan rumah bagi gorila gunung yang hidupnya terancam punah dari Kongo Timur.
Emmanuel mengikuti lomba maraton berharap bisa mendapatkan uang 1 juta dolar AS untuk membantu kehidupan kehidupan gorila serta menjauhkan dari resiko kepunahan.
Rekaman video kehangatan antara Emmanuel dan Ndakasi ini merupakan sebuah bukti kalau keduanya memeiliki hubungan yang sangat erat.
Emmanuel mengenal Ndakasi sepanjang hidupnya bahkan mereka sering meluangkan waktu bersama sebagai teman dan bermain bersama.
"Saya tahu tahu setiap anak yatim gorila sejak mereka masih bayi dan mereka semua mengingat saya dan ingin bermain serta berkenalan," ucap Emmanuel kepada Femail, seperti dikutip dari laman Daily Mail.
"Mereka selalu bisa berlari lebih cepat, tapi sekarang mereka jauh lebih besar dan lebih kuat tak sama persis ketika mereka masih kecil," lanjut Emmanuel.
Pada tahun 2007, sebuah kelompiok pemburu bersenjata dengan tega membunuh gorila-gorila gunung di Virunga.
Prihatin dengan pristiwa tersebut, Emmanuel kemudian memutuskan untuk bergabung dengan Senkwekwe Center, sebuah fasilitas dunia untuk merawat gorila gunung yang terancam punah.
Hal tersebut membeuat Emmanuel de Merode, seorang konservasionis Belgia yang telah bekerja di Kongo selama 20 tahun terakhir, diangkat sebagai Direktur dan Kepala Sipir dari Virunga dengan tugas membangun kembali Virunga.
Sejak saat itu, ia tanpa lelah bekerja untuk taman tersebut dan meminta berbagai dukungan publik untuk menciptakan pusat tempat spesialis untuk merawat gorila yatim piatu.
Saat ini ada empat gorila yang hidup di Virunga, yaitu Ndakasi, Ndeze, Maisha dan Matabishi.
Ndakasi merupakan gorila paling tua dan memiliki kehidupan awal yang sangat sulit.
Ibunya ditebak oleh pemburu saat usianya baru dua bulan.
Ia mengalami dehidrasi parah, shock dan sangat ketakutan.
Beruntung ia ditemukan kemudian dibawa ke pusat keselamatan Senkwekwe.
"Ndakasi sakit parah saat ditemukan oleh penjaga kami, ia menderita pneumonia akut dan semua staf kami gelisah. Namun betrkat perawatan, mereka kemudian tenang," kenang Emmanuel.
Nama Ndakasi sendiri berasal dari nama seorang ranger terkenal, yaitu Benjamin Ndakasi Lola.
Pemberian nama ini merupakan cara untuk menghormasi ranger yang telah berkomitmen selama 20 tahun dan tentu itu bukan hal yang mudah.
Ranger Virunga merupakan satu di antara pekerjaan paling berbahaya di konservasi, lebih dari 150 orang telah kehilangan nyawa mereka dalam menjalankan tugas.
"Tahun ini saya mengikuti Virgin Money London Marathon untuk mengenang para ranger yang telah berjuang, seperti Benjamin Ndakasi Lola, dengan tujuan mendapatkan 1 juta dolar AS untuk memberi dukungan kepada para ranger penjaga yang telah meninggal dan memastikan keluarga mereka tetap mendapatkan dukungan," ucap Emmanuel.TRIBUNNEWS.COM - 

Berikut video kedekatan Emmanuel dan para Gorila saat berlatih lari maraton di hutan.


Saturday, April 22, 2017

Bule Cantik Italia Ini Nabung 2 Tahun Demi Menikahi Cowok Desa di Batang



 Zaman teknologi saat ini memungkinkan orang berjodoh setelah berkenalan di media sosial facebook meski beda etnik serta beda negara.

Sebut saja Ilaria gadis asal Italia nekat datang dan menemui pemuda yang tinggal di Kabupaten Batang Jawa Tengah, bernama Dzulfikar.

Cewek Italia dan cowok Batang Jateng itu berkomunikasi melalui facebook yang kemudian saling jatuh cinta.

Mereka berniat melanjutkan ke jenjang pernikahan.
Ilaria datang ke Batang tanggal 18 April 2017 langsung menuju desa Tragung kecamatan Kandeman kabupaten Batang.

Maksud dan tujuan Ilaria ke Indonesia untuk bertemu Dzufikar karena mengaku sudah merasa cocok akhirnya mereka sepakat akan mengadakan pernikahan. Hal ini juga sudah disampaikan ke orangtua Ilaria di Italia.
Pada intinya mereka menyetujui rencana pernikahan sepasang muda mudi beda negara tersebut.
"Selama dua tahun saya mengumpulkan uang bekerja di sebuah restoran di Italia hanya untuk datang ke Indonesia," kata Ilaria.
Atas kedatangan wanita WNA itu, aparat kepolisian segera memantau dan mengecek aktivitasnya.

Wakapolsek Tulis Polres Batang Iptu Agus Windarto bersama 3 anggota melaksanakan pengecekan langsung ke desa Tragung kecamatan Kendeman kabupaten Batang.

Kegiatan ini dilaksanakan karena adanya informasi dari masyarakat bahwa ada orang asing yang datang ke desa tersebut.

"Sebelumnya kita berkoordinasi terlebih dulu di balai desa Tragung. Hal ini dilakukan untuk mengetahui visi dan misinya datang ke Indonesia dan apa tujuannya," kata Wakapolsek, sebagaimana rilis Humas Polres Batang yang dikirim ke tribunjateng.com, Jumat (21/4/2017).

Setelah berkoordinasi bersama perangkat desa Tragung Wakapolsek Tulis Iptu Agus Windarto langsung menuju ke rumah tersebut.

Di sana Wakapolsek bersama 3 anggota disambut dengan baik oleh tuan rumah.
Pemantauan dan pengawasan Warga Negara Asing (WNA), ini sangat diperlukan kepedulian dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.

Maka perlu dilakukan pengecekan terhadap warga negara asing (WNA) untuk pendataan terkait keimigrasian terutama warga yang berada di daerah pedesaan.

"Bahkan hari ini Ilaria sudah bisa makan kates (pepaya) dan tempe. Ilaria itu bisa bahasa Inggris dan Italia. Sedangkan Dzulfikar otodidak belajar bahasa Inggris," ujar Abdika. (tribunjateng/humas polres batang/abdika) TRIBUNNEWS.COM, BATANG -

Friday, April 21, 2017

Ternyata Ular Sangat takut dengan Dua benda ini, Apa aja?



Banyak sekali Mitos – mitos seputar ular yang memang seringkali menjadi kepercayaan masyarakat. Dan juga menjadi keramat, misalnya tidak asing lagi masyarakat desa percaya bahwa garam mampu membuat ular takut.

Namun hal tersebut adalah mitos. Bahwa mengusir ular dengan garam itu tidak benar , faktanya ular adalah hewan bersisik jadi garam pun tak mempan dan tidak membuatnya takut, walaupun sebagian masyarakat mengatakan ular akan merasa perih bila terkena garam.

Tahukah kalian jika ular adalah hewan yang paling takut dengan sapu ijuk dan semprotkan pewangi ruangan? Hal ini mungkin jarang terpikirkan oleh kita.

Sapu ijuk merupakan musuh paling berbahaya bagi ular. Sebab kulit ular sangat sensitive dengan keberadaan sapu ijuk yang bentukya kecil menggelitik . Ular akan lebih menghindari sapu ijuk dan tak berani masuk jika sapu ijuk tersebut disimpan di sudut – sudut rumah.

Selain takut dengan sapu ijuk, ular juga sangat takut dengan pewangi ruangan. Ular sangat sensitive dengan bau wangi -wangian . Dengan menyemprotkan wangi -wangian bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah kita.
Jadi mitos apa lagi yang kalian temui di lingkungan kalian ?

Thursday, April 20, 2017

Inilah Buaya Raksasa Pemakan 300 Orang yang Bikin Ular Piton Tidak Ada Apa-Apanya

Inilah Buaya Raksasa Pemakan 300 Orang yang Bikin Ular Piton Tidak Ada Apa-Apanya



Pekanbaru,  -  Kalau beberapa waktu ini kita sedang dihebohkan oleh ular piton yang memangsa hewan besar bahkan manusia, namun ternyata ada hewan yang lebih mengerikan daripada si ular piton tersebut. Dan dalam beberapa kasus, kekuatan si ular piton tidak ada apa-apanya dibanding dengan buaya ini. Dialah Gustave, buaya sepanjang 25 kaki dengan berat lebih dari satu ton.
Popularitas Gustave sepagai pembunuh paling produktif dalam sejarah dimulai sejak kemunculannya, hewan ini telah membunuh ratusan orang. Dan dengan kecerdikannya, hingga kini buaya mengerikan itu belum dapat ditangkap di alam liar. Seperti apa buaya yang digadang-gadang lebih mengerikan dari pembunuh berantai ini? Berikut pembahasannya.


Gustave, Pemangsa 300 Lebih Manusia
Gustave adalah buaya jantan yang ada di Burundi Benua Afrika, sebuah negara di daerah danau besar yang tak memiliki laut. Gustave dikenal banyak orang di dunia sejak sepak terjangnya yang kerap memangsa orang-orang yang ada di sekitar tepi Sungai Ruzizi dan pantai utara Danau Tanganyika.
Tercatat sudah lebih dari 300 orang telah menjadi korban Gustave. Angka tentu teramat mencengangkan. Apalagi ini hanya dilakukan oleh satu ekor buaya saja. Jadi, sudah bisa dibayangkan ya segila apa si Gustave ini.
Deskripsi Fisik Gustave

Nama Gustave diberikan oleh seorang herpetologis yang telah menyelidiki dan meneliti sang buaya sejak tahun 1990. Meski hingga kini belum ada yang mampu menangkap Gustave, tapi diperkirakan bahwa panjang Gustave mencapai 25 kaki atau 7,5 meter lebih.
Jika ular piton paling besar hanya mencapai berat 250 kg, tentu jauh lebih kecil dari Gustave yang memiliki berat sekitar 1 ton lebih. Selain itu, buaya sungai Nil ini memiliki satu set gigi lengkap yang tak kunjung lepas meski usianya telah menua.
Di tubuh binatang ini terdapat banyak bekas luka yang disebabkan oleh orang-orang yang memburunya. Mulai dari regu pemburu, bahkan pasukan khusus tentara berupaya membunuhnya namun selalu gagal.
Luka-luka tersebut didapat dari guratan pisau, tombak, bahkan senjata api. Ilmuwan Faye bersama timnya juga sering membuat jebakan besar untuk menangkap Gustave. Meski pada akhirnya hewan itu muncul pada 16 Februari 2011, tapi tidak sampai mendekat apalagi mendekat ke jebakan. Gustave hanya mengelilingi jebakan itu dan pergi berlalu.
Predator Mematikan

Sejak ditemukan berkeliaran di tahun 1990, usia Gustave telah mencapai seratus tahun lebih. Ilmuwan-ilmuwan dan herpetologis juga mendapati bahwa berat yang mencapai 1 ton hanya akan didapatkan buaya dengan usia yang mencapai 100 tahun. Peneliti juga menemukan cara memilih mangsa yang cukup unik dari hewan ini.
Kalau biasanya hewan-hewan raksasa tak menampik apapun jenis mangsa di sekitarnya, Gustave malah hanya memilih santapan yang berukuran besar. Karenanya, hewan ini sering memangsa kuda nil liar, rusa besar, dan manusia yang kesemuanya tak memiliki ukuran kecil.
Membunuh Mangsa Untuk Bersenang-Senang

Hingga kini Gustave belum bisa ditangkap, dan hewan ini pernah terlihat pada Februari 2008 oleh tim National Geographic. Kerap kali hewan ini memangsa manusia, namun beberapa kali pula jasadnya tak dimakan justru dikembalikan ke daratan.
Seolah hewan ini ingin menunjukkan bahwa dirinya telah mengalahkan seorang manusia. Karenanya, orang-orang sekitar sungai Ruzizi dan danau Tanganyika meyakini bahwa Gustave melakukan pembunuhan untuk bersenang-senang.
Karena telah menjatuhkan ratusan korban, banyak pihak yang mengupayakan penangkapan Gustave. Sayangnya, hingga kini usaha itu belum menuai hasil. Hal ini disebabkan karena setelah membunuh korbannya, Gustave selalu menghilang. Hewan ini akan muncul lagi beberapa bulan kemudian, atau bahkan bertahun-tahun kemudian. Karenanya, banyak pengintaian sia-sia sebab kemunculannya yang tak pernah bisa diprediksi.
Sepanjang sejarah, Gustave adalah buaya yang dilabeli predator paling mematikan dan pembunuh berantai bagi manusia dan hewan-hewan besar. Ketangguhannya pun dibuktikan dengan tak bisa ditangkap hingga saat ini. Bisa jadi, Gustave adalah hewan buas dengan otak yang juga cemerlang.   (***)

Mengerikan! Pria ini Diserbu Belut Raksasa, Lihat yang Terjadi



Tidak semua orang bisa melakukan tindakan yang dianggap sangat berbahaya. Namun beberapa orang mampu melakukannya, hal ini dipengaruhi dengan keberanian dan cakapnya orang tersebut dalam mempertimbangkan ancaman yang mengkin terjadi.

Seperti halnya yang dilakukan oleh pria satu ini, dalam sebuah video yang cukup mengerikan pria ini dengan santainya memberi makan hewan misterius ini:

Rincian Kejadian:


Di sungai yang dangkal, terlihat seorang pria sedang berada di tengah-tengahnya. Dengan memegang wadah berisi pakan, pria ini dengan santainya memberi makan hewan yang terbilang sangat unik. Di dalam sungai itu terdapat banyak sekali ikan ini, mereka berenang secara bergerombolan.

Pasalnya hewan ini memiliki ukuran tubuh  yang tidak bisa, ukurannya hampir sebesar tangan orang dewasa dan berwarna hitam pekat dengan panjang sekitar 1 meter. Menurut informasi hewan ini masuk ke dalam spesies ikan, namun digadang-gadang sebagai Belut raksasa.

Dengan ukuran yang sama besar, ikan-ikan itu mulai mendekati dan terlihat mondari mandir di sekitar kaki pria ini, namun anehnya ikan tersebut tak melukai ataupun menggigit pria yang tidak diketahui namanya ini.
Sedikit demi sedikit pria ini memberi makan ikan-ikan tersebut, dengan ricuhnya mereka berebutan makanan. Beberapa kali pria tersebut memegang ikan ini, ia mengarahkan mereka agar tidak bertengkar. Saat diberi makanan, ikan ini membuka mulutnya yang terlihat lebar seperti ikan gabus.


Apakah Hewan ini:

Ternyata nama dari hewan ini adalah Ikan Sidat, hewan ini sudah sangat langka dan memiliki komoditas yang sangat kecil. Jika di luar negeri ikan ini memiliki harga yang sangat tinggi, yaitu berkisar antara jutaan rupiah.

Di indonesia ikan ini sering ditemukan di pulau Jawa, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Untuk budidayanya sendiri masih sangat jarang, karena perawatannya lumayan sulit.